Ditemukan di Bawah Jembatan 1 Palu, Pria Paruh Baya Meninggal Setelah Dirawat di RS Bhayangkara

Img 20180714 140450
Img 20180714 140450

Pria Paruh Baya Ditemukan dalam Kondisi Tidak Sadar di Bawah Jembatan 1 Palu

Seorang pria paruh baya ditemukan dalam kondisi lemas dan tidak sadarkan diri di bawah Jembatan 1 Palu, Minggu malam (1/3/2026). Kejadian ini terjadi di Jl Hasanuddin, Kelurahan Lolu Utara, Kecamatan Palu Timur. Pria tersebut diketahui bernama Alfin, yang berasal dari Desa Boloung, Kecamatan Moutong, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

Alfin hidup sebatangkara di Kota Palu dan tidak memiliki tempat tinggal tetap, sehingga sering ditemukan di area yang tidak layak huni. Saat kejadian, ia ditemukan oleh warga setempat bernama Fuad (42) saat sedang membuang sampah di bantaran sungai. Saat ditemukan, Alfin dalam kondisi tidak sadarkan diri dan bermandikan kotorannya sendiri.

Mengetahui hal itu, Fuad segera menghubungi ketua RT setempat. Informasi tentang kejadian ini kemudian menyebar dan menarik perhatian masyarakat sekitar. Sejumlah warga mendatangi area bawah jembatan untuk memastikan kondisi pria tersebut.

Dalam rekaman video yang beredar di Group Facebook Info Kota Palu, proses penanganan dilakukan dalam keadaan gelap yang minim penerangan. Warga dan petugas menggunakan bantuan senter serta lampu ponsel untuk menerangi lokasi. Korban tampak tergeletak di bawah kolong jembatan sebelum akhirnya dievakuasi.

Proses evakuasi berlangsung hati-hati dan terkoordinasi. Terlihat warga bergotong royong membuka akses jalan agar mobil ambulans dapat mendekat ke lokasi tanpa hambatan. Di tengah kerumunan, terdengar imbauan seperti “Pelan-pelan” dan “Kasih jalan” untuk memastikan proses berjalan tertib.

Sekitar pukul 23.00 WITA, aparat pemerintah setempat bersama Satgas Pancasila mengevakuasi korban menggunakan ambulans ke RS Bhayangkara Palu untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut. Suasana di sekitar lokasi sempat ramai oleh warga yang ingin mengetahui kondisi kejadian. Meski demikian, situasi tetap terkendali hingga proses evakuasi selesai dilakukan.

“Begitu menerima informasi dari warga, personel kami langsung turun ke lokasi untuk memastikan evakuasi korban berjalan cepat dan aman. Kami menghargai kepedulian warga yang segera melapor kepada pihak berwenang,” ucap Kapolsek Palu Selatan AKP Muhammad Kasim.

Meskipun telah mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit, Alfin dinyatakan meninggal dunia pada Senin (2/3/2026) pukul 09.00 Wita di RS Bhayangkara Palu. Saat ini keluarga sedang mengurus jenazah untuk dibawa ke kampung halaman di Desa Boloung, Kecamatan Moutong, Kabupaten Parigi Moutong.

Proses Evakuasi yang Dilakukan oleh Warga dan Petugas

  • Warga setempat segera menemukan Alfin dalam kondisi tidak sadar dan segera melaporkan ke ketua RT.
  • Proses evakuasi dilakukan dalam kondisi gelap dengan bantuan senter dan lampu ponsel.
  • Warga bergotong royong membuka akses jalan agar ambulans bisa mendekat.
  • Petugas dan warga bekerja sama untuk memastikan proses evakuasi berjalan lancar dan aman.
  • Korban akhirnya dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.




Pos terkait