Ditemukan di Bawah Puing, Ini Kronologi Kematian Ali Khamenei oleh Bom AS

104417224 050725537 1 1
104417224 050725537 1 1

Kematian Pemimpin Tertinggi Iran dalam Serangan Udara Gabungan AS dan Israel

Jenazah pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei, ditemukan di bawah puing bangunan setelah serangan udara gabungan Amerika Serikat dan Israel menghancurkan kantornya pada hari Sabtu (28/2/2026). Rudal presisi tinggi yang digunakan dalam operasi ini dilaporkan menghancurkan gedung utama saat Khamenei sedang memimpin rapat rahasia bersama petinggi militer Iran.

Operasi tersebut merupakan hasil kerja sama intelijen dari Central Intelligence Agency (CIA) yang telah memantau pergerakan sang pemimpin selama beberapa bulan terakhir. Informasi mengenai jadwal pertemuan penting pada pagi hari menjadi petunjuk bagi militer untuk segera bertindak. Awalnya, serangan direncanakan dilakukan pada malam hari, tetapi karena adanya informasi bahwa rapat para petinggi militer berlangsung pada pagi hari dan Khamenei dipastikan hadir, operasi dipercepat dan dilaksanakan pada siang hari.

Keputusan tersebut diambil guna memastikan bahwa Ali Khamenei berada tepat di lokasi sasaran saat rudal diluncurkan. Sekitar pukul 06.00 pagi, sejumlah jet tempur yang membawa amunisi jarak jauh berpresisi tinggi dilaporkan telah lepas landas. Dua jam kemudian, tepat pukul 09.40 waktu Teheran, dentuman keras rudal menghantam kompleks kediaman yang dijaga sangat ketat tersebut.

Saat ledakan terjadi, sejumlah pejabat senior keamanan nasional Iran dikabarkan sedang berada di dalam gedung yang sama dengan Khamenei. Pemerintah Iran melalui kantor berita resmi IRNA mengonfirmasi tewasnya sejumlah pejabat tinggi dalam insiden itu.

Ucapan Belasungkawa dari Pemerintah Iran

Selain Ali Khamenei, serangan gabungan AS dan Israel juga turut menewaskan putri, menantu, dan cucu pemimpin tertinggi Iran tersebut. Pemerintah Iran merilis pernyataan belasungkawa yang menyebutkan:

“Orang-orang yang berbuat zalim akan mengetahui ke mana mereka akan dikembalikan.” (Surat Asy-Syu’ara Ayat 227)

Rakyat Iran yang terhormat dan penuh kebanggaan!

Dengan kesedihan dan duka mendalam, diumumkan bahwa setelah serangan brutal oleh pemerintah kriminal Amerika dan rezim Zionis yang keji, teladan iman, jihad, dan perlawanan, Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam, Ayatollah Agung Imam Khamenei, telah meraih anugerah besar berupa kesyahidan.

Beliau adalah penerus sejati Ruhullah (Imam Khomeini) yang selama lebih dari 37 tahun kepemimpinan bijak, memegang panji terdepan Islam dengan keberanian dan iman teguh, membuka babak baru dalam sejarah pemerintahan Islam, dan hingga akhir hayatnya yang penuh berkah, memimpin umat Islam melawan kekafiran, tirani, dan kesombongan.

Daftar Korban Meninggal Dunia

Berikut daftar korban meninggal dunia dalam serangan tersebut:

  • Komandan Korps Garda Revolusi Islam Mohammad Pakpour
  • Sekretaris Dewan Pertahanan Iran Ali Shamkhani
  • Menteri Pertahanan Aziz Nasirzadeh
  • Sejumlah pejabat intelijen dan penelitian Iran
  • Beberapa anggota keluarga Khamenei

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengklaim sebanyak 48 pemimpin Iran tewas dalam operasi tersebut. “Tidak ada yang percaya dengan kesuksesan yang kita raih. Empat puluh delapan pemimpin telah lengser sekaligus, dan prosesnya berlangsung dengan cepat,” ujarnya dalam wawancara dengan media AS.

Serangan terhadap figur tertinggi di Iran ini berpotensi memicu eskalasi besar di kawasan Timur Tengah. Iran dikenal memiliki jaringan sekutu regional yang kuat serta pengaruh militer yang signifikan.


Pos terkait