Pengawasan Kualitas Makanan di Pasar Ramadan Tabalong
Dalam rangka menjaga kualitas dan keamanan produk yang dijual di Pasar Ramadan, Dinas Koperasi UKM Perindag (DKUPP) Kabupaten Tabalong melibatkan BPOM. Balai POM Tabalong turut serta dalam melakukan pengawasan terhadap keamanan kandungan makanan dan minuman yang dijual di pasar tersebut.
Hasil dari pengujian sampel menunjukkan bahwa tidak ditemukan kandungan bahan berbahaya di makanan maupun minuman yang dijual. Selain itu, petugas BPOM juga langsung memberikan edukasi kepada para pedagang di Pasar Ramadan.
Kepala DKUPP Tabalong, Soleh, mengatakan bahwa pihaknya bekerja sama dengan Balai POM untuk memastikan keamanan makanan dan minuman yang dijual di Pasar Ramadan. Ia menyampaikan bahwa pemeriksaan dilakukan dengan mengambil sampel dari para pedagang untuk diperiksa kandungannya.
Tahun ini, ada empat titik Pasar Ramadan yang difasilitasi dengan melibatkan sebanyak 214 pelaku UMKM. Keempat titik tersebut berada di Taman Giat Kota Tanjung, di Pasar Kapar, di Tanjung Expo Center Mabuun, dan juga di Pasar Kelua.
Sementara itu, Kepala BPOM di Tabalong, Taufiqurrohman, menjelaskan bahwa pengawasan makanan maupun minuman dilakukan agar memastikan tidak ada kandungan berbahaya di dalamnya. Hal ini bertujuan untuk menjaga keamanan masyarakat yang berbelanja makanan dan minuman di Pasar Ramadan.
“Prinsipnya ada dua, memastikan menu yang disajikan para pedagang tidak mengandung bahan berbahaya, kedua mengedukasi masyarakat dari aspek higienisnya,” ujar Taufiqurrohman.
Untuk memperkuat pengawasan tersebut, di lapak-lapak pedagang juga dipasangi stiker dengan barcode. Ketika diakses, stiker ini berisi informasi terkait keamanan pangan. Dengan adanya inisiatif ini, masyarakat dapat lebih percaya dengan kualitas produk yang mereka beli.
Upaya Bersama untuk Menjaga Kualitas Produk
Pengawasan yang dilakukan oleh DKUPP dan BPOM merupakan langkah penting dalam memastikan bahwa seluruh produk yang dijual di Pasar Ramadan aman untuk dikonsumsi. Hal ini tidak hanya melibatkan pemeriksaan sampel, tetapi juga edukasi terhadap para pedagang dan konsumen.
Beberapa hal yang dilakukan dalam upaya ini antara lain:
- Pemeriksaan Sampel: Petugas BPOM secara langsung melakukan pemeriksaan sampel dari berbagai pedagang untuk memastikan kandungan makanan dan minuman aman.
- Edukasi Pedagang: Para pedagang diberikan pengetahuan tentang cara menjaga kebersihan dan kualitas produk yang mereka jual.
- Edukasi Konsumen: Masyarakat juga diajarkan untuk memahami pentingnya keamanan pangan dan bagaimana memilih produk yang berkualitas.
Inovasi dalam Pengawasan
Selain pemeriksaan fisik, inovasi seperti penggunaan stiker dengan barcode menjadi salah satu cara untuk meningkatkan transparansi. Dengan adanya informasi yang tersedia melalui barcode, masyarakat dapat lebih mudah memverifikasi keamanan produk yang mereka beli.
Kesimpulan
Kolaborasi antara DKUPP dan BPOM dalam pengawasan Pasar Ramadan di Kabupaten Tabalong menunjukkan komitmen untuk menjaga kualitas dan keamanan produk. Dengan pendekatan yang terpadu, baik melalui pemeriksaan, edukasi, maupun inovasi, diharapkan masyarakat dapat merasa aman saat berbelanja di Pasar Ramadan.





