Doa Ramadhan Hari Ke-12: Bacaan Zikir Pagi dan Petang Lengkap

1722075923
1722075923

Panduan Ibadah Ramadhan Hari ke-12: Doa dan Zikir Pagi-Petang

Pada hari ke-12 bulan Ramadhan 1447 H yang jatuh pada Senin, 2 Maret 2026, umat Islam diingatkan untuk semakin memperkuat hubungan dengan Allah SWT melalui berbagai bentuk ibadah. Salah satu cara yang sangat dianjurkan adalah membaca doa khusus serta melakukan zikir pagi dan petang. Berikut panduan lengkap mengenai doa dan zikir yang dapat diamalkan pada hari ini.

Doa Ramadhan Hari ke-12

Doa khusus untuk hari ke-12 Ramadhan mencakup permohonan agar diri dihiasi oleh penutup aib dan kesucian, serta dilindungi dari segala hal yang ditakuti. Bacaan doa tersebut adalah:

اَللَّهُمَّ زَيِّنِيْ فِيْهِ بِالسِّتْرِ وَ الْعَفَافِ وَ اسْتُرْنِيْ فِيْهِ بِلِبَاسِ الْقَنُوْعِ وَ الْكَفَافِ وَ احْمِلْنِيْ فِيْهِ عَلَى الْعَدْلِ وَ الْإِنْصَافِ وَ آمِنِّيْ فِيْهِ مِنْ كُلِّ مَا أَخَافُ بِعِصْمَتِكَ يَا عِصْمَةَ الْخَائِفِيْنَ

Latin:

Allâhumma zayyinî fîhi bissitri wal ‘afâf wasturnî fîhi bilibâsil qunû’i wal kafâf wahmilnî fîhi ‘alal ‘adli wal inshâf wa wa âminnî fîhi min kulli mâ akhâfu bi’ismatika ya ‘ismatal khâifîn

Artinya:

Ya Allah, mohon hiasilah aku di bulan ini dengan penutup aib dan kesucian. Tutupilah diriku dengan pakaian kecukupan dan kerelaan diri. Tuntunlah aku untuk senantiasa bersikap adil dan taat. Selamatkanlah aku dari segala sesuatu yang aku takuti. Dengan Perlindungan-MU, Wahai tempat bernaung bagi mereka yang ketakutan.

Doa Zikir Pagi

Salah satu doa utama yang disarankan dibaca setiap pagi adalah:

سُبْحَانَ اللّٰهِ وَبِحَمْدِهِ

Subhanallahi wa bihamdihi (sebanyak 100x)

“Mahasuci Allah dan segala puji bagi-Nya.”

Rasulullah SAW pernah bersabda, “Barangsiapa yang membaca doa ini sebanyak seratus kali ketika pagi dan sore, maka tidak ada orang lain yang melebihi pahalanya kecuali orang yang juga mengucapkan bacaan seperti itu atau lebih.”

Selain itu, terdapat doa tambahan yang juga sangat dianjurkan dibaca setiap pagi:

اللَّهُمَّ بِكَ أصْبَحْنا وَبِكَ أمْسَيْنا، وَبِكَ نَحْيا، وَبِكَ نَمُوتُ، وَإِلَيْكَ النُّشُورُ

“Allāhumma bika ashbahnā, wa bika amsainā, wa bika nahyā, wa bika namūtu, wa ilaikan nusyūru.”

“Ya Allah, karena Engkau kami mengalami waktu pagi dan waktu petang dan karena Engkau kami hidup dan mati, dan kepada-Mu juga kami akan kembali.”

Doa Zikir Sore (Petang)

Sementara itu, doa yang dibaca saat petang adalah:

اللَّهُمَّ بِكَ أمْسَيْنا، وَبِكَ نَحْيا، وَبِكَ نَمُوتُ وَإِلَيْكَ النُّشُورُ

“Allāhumma bika amsainā, wa bika nahyā, wa bika namūtu, wa ilaikan nusyūru.”

“Ya Allah, karena Engkau kami mengalami waktu petang dan karena Engkau kami hidup dan mati, dan kepada-Mu juga kami akan kembali.”

Landasan Al-Qur’an dan Sunnah tentang Zikir Pagi-Petang

Anjuran membaca doa ketika pagi dan petang disebutkan dalam Al-Qur’an, yaitu dalam Surah Al-A’raf ayat 205:

وَاذْكُرْ رَّبَّكَ فِيْ نَفْسِكَ تَضَرُّعًا وَّخِيْفَةً وَّدُوْنَ الْجَهْرِ مِنَ الْقَوْلِ بِالْغُدُوِّ وَالْاٰصَالِ وَلَا تَكُنْ مِّنَ الْغٰفِلِيْنَ

“Ingatlah Tuhanmu dalam hatimu dengan rendah hati dan rasa takut pada waktu pagi dan petang, dengan tidak mengeraskan suara, dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang lengah.”

Banyak riwayat hadits yang menunjukkan bahwa Nabi Muhammad SAW juga mengajarkan doa-doa khusus untuk waktu pagi dan petang. Kitab Al-Adzkar karya Imam an-Nawawi merupakan salah satu sumber utama yang menyimpan banyak doa-doa tersebut. Menurut Imam an-Nawawi, orang yang mampu membaca seluruh doa pagi dan petang akan mendapatkan keberkahan yang luar biasa.

Namun, jika seseorang tidak mampu membaca semua doa, minimal membaca satu doa pagi dan satu doa petang sudah cukup sebagai bentuk pengabdian kepada Allah SWT.

Dengan menjalankan doa dan zikir pagi-petang, umat Islam diharapkan bisa meraih keberkahan sempurna di bulan suci Ramadhan.

Pos terkait