Pentingnya Membatasi Waktu Layar pada Anak
Dokter Spesialis Anak Farid Agung Rahmadi menekankan bahwa durasi penggunaan gadget pada anak harus dibatasi sesuai dengan usia mereka. Hal ini dilakukan untuk memastikan tumbuh kembang optimal dan mencegah berbagai risiko yang bisa terjadi akibat paparan layar yang berlebihan.
Menurutnya, paparan layar yang terlalu lama dapat mengganggu kualitas tidur, konsentrasi, serta perkembangan bahasa dan sosial anak. Oleh karena itu, orang tua disarankan untuk membuat aturan penggunaan gawai yang jelas dan konsisten agar anak tidak terlalu terpapar oleh layar.
Batasan Usia untuk Penggunaan Gadget
Untuk anak di bawah satu tahun, dokter Farid menyarankan agar tidak diberikan sama sekali. Pada usia ini, anak sedang dalam fase perkembangan yang sangat penting. Interaksi langsung dengan orang tua dan lingkungan sekitar lebih efektif dalam merangsang kemampuan sensorik dan emosional anak.
Sementara itu, untuk anak usia 1–2 tahun, penggunaan gadget hanya diperbolehkan secara sangat terbatas. Gadget sebaiknya digunakan sebagai media komunikasi, bukan hiburan. Misalnya, untuk video call bersama orang tua atau keluarga. Dengan demikian, anak tetap mendapatkan manfaat dari interaksi yang positif tanpa terlalu terpapar konten yang tidak sesuai.
Penggunaan Gadget pada Usia 2–6 Tahun
Pada rentang usia 2–6 tahun, penggunaan gadget sudah dapat diperbolehkan, baik untuk komunikasi, hiburan, maupun edukasi. Namun, dokter Farid menyarankan agar durasi penggunaan tidak melebihi satu jam per hari. Hal ini bertujuan untuk menjaga keseimbangan antara waktu bermain dan waktu belajar.
Selain itu, dia juga menekankan pentingnya kehadiran orang tua saat anak menggunakan gadget. Meskipun perangkat modern kini memiliki fitur personalisasi yang bisa disesuaikan untuk anak, langkah tersebut belum sepenuhnya menjamin keamanan. Label kurasi atau pengaturan khusus anak tidak otomatis membuat tayangan benar-benar aman.
Peran Orang Tua dalam Mendampingi Anak
Dokter Farid menyatakan bahwa keterlibatan aktif dan pendampingan orang tua adalah faktor protektif yang paling efektif dalam mengurangi dampak negatif dari paparan layar. Anak masih memerlukan arahan untuk memahami konten yang mereka tonton, serta bimbingan agar nilai positif dari layar dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Sayangnya, tren pendampingan screen time pada anak semakin menurun dibanding beberapa tahun sebelumnya. Hal ini disebabkan oleh akses gadget yang bersifat personal seperti tablet dan ponsel, yang memungkinkan anak menggunakan perangkat tersebut secara mandiri tanpa perlu didampingi orang tua.
Kesimpulan
Dengan membatasi durasi penggunaan gadget sesuai usia dan memberikan pendampingan yang tepat, orang tua dapat membantu anak tumbuh secara sehat dan optimal. Penting untuk selalu memperhatikan keseimbangan antara penggunaan teknologi dan interaksi langsung dalam kehidupan sehari-hari.




