Dosen HI Unhas: Kematian Khamenei Tak Pengaruhi Sikap Iran terhadap AS-Israel

Peran Ideologi dan Kepentingan Geopolitik dalam Dinamika Iran dan Dunia

Kematian Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, tidak langsung mengubah arah kebijakan politik maupun strategi keamanan negara tersebut dalam menghadapi tekanan dari Amerika Serikat (AS) dan Israel. Hal ini disampaikan oleh Dr Adi Suryadi Culla, dosen Ilmu Hubungan Internasional di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) Universitas Hasanuddin (Unhas), yang menekankan bahwa masalah Iran melampaui figur seorang pemimpin.

Menurut Adi, konflik antara Iran dengan AS dan Israel tidak hanya terkait dengan sosok Ali Khamenei. Persoalan utamanya berkaitan dengan kepentingan geopolitik yang lebih besar, khususnya ambisi AS untuk mengontrol dan membentuk ulang tatanan politik di kawasan Timur Tengah. Dalam konteks ini, Teluk Hormuz menjadi wilayah strategis yang selama ini dipandang sebagai kunci kepentingan global Washington.

Teluk Hormuz adalah selat sempit yang menghubungkan Teluk Persia dengan Laut Arab dan Samudra Hindia. Wilayah ini memiliki peran penting dalam lalu lintas minyak dan energi global, sehingga menjadi fokus utama bagi negara-negara besar seperti AS. “Masalah Iran itu bukan semata figur Ali Khamenei. Ada kepentingan yang jauh lebih besar yang ingin dicapai AS, yakni menguasai dan memodelkan ulang Timur Tengah,” ujarnya.

Agenda Perubahan Rezim dan Sistem Politik

Adi menjelaskan bahwa tekanan terhadap Iran selama ini sering kali berfokus pada agenda perubahan rezim dan sistem politik. Langkah ini mirip dengan yang pernah dilakukan AS di beberapa negara lain melalui invasi atau intervensi politik. Tujuannya adalah mengganti sistem yang ada dengan model demokrasi versi Barat yang dianggap sejalan dengan kepentingan global AS.

Namun, kepentingan AS tidak hanya terbatas pada menjatuhkan rezim. Lebih dari itu, mereka memiliki ambisi geopolitik global. Di tengah persaingan negara-negara adidaya, Iran justru mengambil posisi berseberangan dengan AS dan menjalin kedekatan dengan rival-rival globalnya seperti Cina dan Rusia. Hal ini membuat Iran menjadi ancaman nyata bagi kepentingan AS di kawasan.

Konsistensi Kebijakan Iran

Posisi strategis Iran itulah yang membuat kematian Khamenei tidak otomatis mengubah sikap politik luar negeri Teheran. Strategi Iran dalam menghadapi AS dan Israel, termasuk sikap keras terhadap Israel dan dukungan pada isu Palestina, dipandang sebagai bagian dari kebijakan negara yang bersifat ideologis dan struktural, bukan keputusan personal seorang pemimpin.

Adi menilai bahwa kebijakan Iran tidak akan berubah begitu saja meskipun kepemimpinan berganti. Struktur kekuasaan yang sudah terbentuk serta ideologi yang kuat tetap menjadi dasar dari arah kebijakan negara tersebut. Bahkan, ia memprediksi bahwa situasi pasca-Khamenei justru bisa memicu eskalasi ketegangan di kawasan.

Peran Jaringan Sekutu dan Kelompok Pro-Iran

Lebih jauh, Adi menyoroti peran jaringan sekutu dan kelompok pro-Iran di kawasan Timur Tengah. Keberadaan kelompok-kelompok seperti Hizbullah di Lebanon, Hamas di Palestina, dan Houthi di Yaman, serta sejumlah milisi lain yang berseberangan dengan Israel, menjadi faktor penting dalam dinamika kawasan.

Kelompok-kelompok ini selama ini menjadi bagian dari orbit pengaruh Iran. Jika mereka bereaksi terhadap perubahan situasi, maka eskalasi ketegangan di Timur Tengah justru bisa meningkat. Ini yang membuat situasi pasca-Khamenei tidak otomatis mereda.

Masa Depan Konflik Iran dan Dunia

Adi menyimpulkan bahwa kematian Khamenei justru berpotensi menjadi babak baru ketegangan, bukan akhir konflik. Selama kepentingan geopolitik AS-Israel terhadap Iran masih sama, dan selama Iran tetap mengambil posisi berseberangan dalam percaturan global, arah kebijakan negara tersebut dinilai akan tetap konsisten.

“Ini bukan soal figur yang meninggal, melainkan soal ideologi, kepentingan negara, dan struktur kekuasaan yang sudah mengakar. Karena itu, strategi Iran menghadapi AS dan Israel kemungkinan besar tetap berlanjut,” katanya.


Pos terkait