Dragonmine Akuisisi 80% Saham BLUE

Aa1wi7nu
Aa1wi7nu

Perkembangan Terbaru Mengenai Rencana Pengambilalihan Saham BLUE

PT Berkah Prima Perkasa Tbk (BLUE) memberikan informasi terkini mengenai rencana pengambilalihan saham perusahaan oleh Dragonmine Mining, sebuah perusahaan yang berbasis di Hong Kong. Dalam keterbukaan informasi yang dirilis pada hari Kamis (19/2/2026), disebutkan bahwa Dragonmine Mining sebagai calon pengendali baru telah menandatangani perjanjian jual beli bersyarat (Conditional Share Purchase Agreement / CSPA) pada tanggal 18 Februari 2026.

Perjanjian tersebut melibatkan beberapa pemegang saham penjual, termasuk Herman Tansri, Siek Agung Guntoro, Fajar Tasrif, Rudy Tasrif, dan PT Cetak Biru Kapital. Dalam perjanjian ini, Dragonmine Mining berencana membeli sebanyak 334.400.000 saham BLUE, yang mencakup sekitar 80% dari seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh dalam perseroan.

Proses Penyelesaian Transaksi

Direktur Utama BLUE, Herman Tansri, menjelaskan bahwa penyelesaian transaksi masih bergantung pada pemenuhan berbagai persyaratan dan kondisi yang tercantum dalam CSPA serta ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Ia juga menyampaikan bahwa jika rencana pengambilalihan berhasil dilakukan dan mengakibatkan perubahan pengendalian atas perseroan, maka Calon Pengendali Baru akan melaksanakan Penawaran Tender Wajib sesuai dengan ketentuan POJK 9/2018.

Hingga saat ini, manajemen BLUE menyatakan bahwa belum ada dampak signifikan terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perseroan.

Pergerakan Harga Saham BLUE

Sampai sesi I perdagangan pada hari Jumat (20/2/2026), harga saham BLUE berada pada level Rp 6.425 per saham atau mengalami penurunan sebesar 4,1%. Namun, secara year-to-date (YTD), saham ini masih mencatatkan kenaikan yang signifikan sebesar 117,06%.

Tantangan dan Prospek Masa Depan

Meskipun terdapat penurunan harga saham dalam sesi perdagangan terbaru, tren kenaikan YTD menunjukkan bahwa investor tetap optimis terhadap prospek BLUE. Namun, proses pengambilalihan saham ini masih menghadapi beberapa tantangan, termasuk pemenuhan syarat regulasi dan persyaratan yang tercantum dalam CSPA.

Selain itu, masyarakat dan para pemegang saham perlu memperhatikan perkembangan lebih lanjut terkait rencana pengambilalihan ini. Karena proses ini bisa memengaruhi struktur kepemilikan saham dan arah strategis perusahaan di masa depan.

Pemantauan dan Evaluasi

Dalam rangka memastikan transparansi dan kepastian hukum, pihak perusahaan akan terus melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap semua tahapan proses pengambilalihan. Hal ini bertujuan untuk meminimalkan risiko dan memastikan bahwa setiap langkah yang diambil sesuai dengan aturan yang berlaku.

Seiring dengan perkembangan ini, para pemegang saham dan investor diharapkan tetap waspada dan memantau informasi resmi yang dikeluarkan oleh perusahaan. Dengan begitu, mereka dapat membuat keputusan investasi yang lebih tepat dan bijak.

Kesimpulan

Rencana pengambilalihan saham oleh Dragonmine Mining terhadap BLUE masih dalam proses dan belum sepenuhnya terealisasi. Meski ada penurunan harga saham dalam sesi perdagangan terbaru, tren kenaikan YTD menunjukkan potensi positif. Namun, penting bagi semua pihak untuk tetap memperhatikan perkembangan terkini dan mematuhi aturan yang berlaku.

Pos terkait