Drama Dua Penggemar Megawati, Mantan Kapten Red Sparks Kecewa Lihat Kekalahan GS Caltex

Aa1xkbij
Aa1xkbij

Drama Kemenangan Red Sparks dalam Laga Melawan GS Caltex

Pertandingan antara Red Sparks dan GS Caltex dalam pekan 33 Liga Voli Putri Korea 2025/2026 berlangsung dengan penuh drama. Red Sparks berhasil mengalahkan tim tuan rumah, GS Caltex, dengan skor 3-0 (23-25, 21-25, dan 16-25). Meskipun kemenangan ini menjadi yang ke-14 dari 33 laga yang telah dimainkan, posisi Red Sparks di klasemen sementara masih tercecer di peringkat ketujuh dengan 26 poin.

Kemenangan ini tidak hanya menunjukkan kekuatan tim Merah Hitam, tetapi juga memicu perhatian publik karena adanya momen emosional yang terjadi selama pertandingan. Salah satu insiden yang mencuri perhatian adalah saat Gyselle Silva, pemain asal Kuba yang berposisi sebagai opposite, menunjukkan ekspresi tidak senang setelah menerima blok dari Lee Seon-woo. Perayaan selebrasi yang dilakukan oleh Seon-woo membuat Silva merasa tidak nyaman dan melakukan protes.

Meski demikian, Silva tetap menjadi top skor dalam pertandingan tersebut dengan mencatatkan 24 poin, unggul 10 angka dari Lee Seon-woo yang menjadi top skor Red Sparks. Hal ini menunjukkan bahwa meski ada insiden, performa Silva tetap luar biasa.

Mantan Kapten Red Sparks Hadir di Tribun VIP

Selain itu, salah satu momen yang menarik perhatian adalah kehadiran mantan kapten Red Sparks, Lee Se-young, di tribun VIP. Ia diam-diam menyaksikan pertandingan ini, dan wajah lesunya sempat tertangkap kamera. Mantan pemain voli putri Korea Selatan, Han Song-yi, yang bertugas sebagai reporter, mengabarkan bahwa Lee Se-young masih dalam masa pemulihan cedera.

“Ya, benar. Kami berbicara tentang bagaimana keadaannya akhir-akhir ini dan bagaimana rehabilitasinya berjalan. Dia adalah So-young Lee, dan dia mengungkapkan tekad kuatnya untuk kembali, mengatakan bahwa dia terus membangun kekuatannya,” ujar Han Song-yi.

Lee Se-young sebelumnya merupakan ikon di kubu Red Sparks. Ia bermain untuk tim ini sejak musim 2021/2022 hingga 2023/2024. Bahkan, pada musim terakhirnya yang juga menjadi debut Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2023/2024, ia menjadi kapten tim. Hubungan antara Lee Se-young dan Megawati sangat baik, bahkan beberapa kali ia mengajak Megawati menyambangi rumah dan diperkenalkan kepada keluarganya.

Bursa Transfer Pemain Asing Asia

Dalam konteks bursa transfer, Megawati Hangestri menjadi komoditi panas di Liga Voli Putri Korea 2026/2027. Federasi bola voli Korea Selatan telah mengubah aturan perekrutan pemain asing Asia dari sistem draft menjadi bebas transfer. Dua tim besar, yaitu Daejeon JungKwanJang Red Sparks dan GS Caltex, disebut-sebut sedang berupaya memulangkan Megawati ke Liga Voli Korea musim depan.

GS Caltex, yang saat ini sedang berjuang untuk lolos ke semi play-off, dikabarkan tertarik menggunakan jasa Megawati sebagai pengganti Gyselle Silva, yang diisukan akan hengkang setelah musim ini rampung. Sementara itu, Red Sparks, yang pernah diperkuat oleh Megawati selama dua musim, tetap memiliki minat terhadap pemain Indonesia tersebut.

Pos terkait