Dua Pemain Asing Arema FC Diusir Aremania Usai Kalah dari Borneo FC

Dua Pemain Asing Baru Arem Fc
Dua Pemain Asing Baru Arem Fc

Profil Lucas Frigeri dan Julian Guevara, Dua Pemain Asing Arema FC yang Didesak Hengkang oleh Aremania

Arema FC mengalami kekalahan telak dalam laga tandang melawan Borneo FC pada pekan ke-23 Super League 2025/2026. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Segiri, Samarinda, pada Kamis (26/2/2026) berakhir dengan skor 3-1 untuk kemenangan tuan rumah. Kekalahan ini memicu reaksi keras dari Aremania, yang mendesak dua pemain asing Arema FC, yaitu Lucas Frigeri dan Julian Guevara, agar segera meninggalkan klub.

Reaksi Aremania terhadap Kekalahan Arema FC

Banyak komentar pedas muncul di kolom komentar unggahan Arema FC di Instagram yang memposting hasil pertandingan melawan Borneo FC. Beberapa netizen Aremania mengecam performa kedua pemain asing tersebut. Salah satu komentar menyebut:

“mbah frigeri mbek guevara kancingi jeding segiri ae,”

Komentar lainnya menulis:

“Heran sama nih pelatih, kita aja penonton tau, dua asing itu udh gk layak buat maen, tapi tetep aja di maenin,”

Beberapa penggemar juga menyatakan bahwa keberadaan Lucas Frigeri dan Julian Guevara tidak memberikan dampak positif dalam pertandingan tersebut. Mereka menilai bahwa tanpa keduanya, tim lebih stabil dan bisa meraih kemenangan. Bahkan, ada yang menyebut:

“Kurang terbukti opo maneh se wes jelas jelas pertandingan sak gurunge tanpa guevara frigeri iku wes bener malah digawe starter, kebukti maneh kan babak ke 2 beban e ilang siji main e langsung bedo malah iso ngegolno sampe borneo gaiso nyerang blas, wes pokoke iki match terakhir e guevara ambek frigeri lek sampe dimaino wes mboh,”

Tidak hanya itu, banyak netizen yang meminta Lucas Frigeri dan Julian Guevara untuk segera pulang ke negara asalnya, seperti tulisan:

“Kakek Lucas dan mbah Julian gk usah balik ke malang, langsung pulangin aja ke negara asalnya,”

Selain itu, tagar seperti #frigeriout dan #julianout juga mulai ramai dipakai sebagai bentuk dukungan untuk keluarnya kedua pemain tersebut dari Arema FC.

Mengenal Lucas Frigeri

Lucas Frigeri lahir pada 15 Juni 1989 di Catanduva, Brasil. Ia memiliki tinggi badan 1,94 meter dan berposisi sebagai kiper. Karier sepakbolanya dimulai dengan bergabung bersama Luverdense-MT pada musim 2011/2012, kemudian Rio Claro (musim 2015/2016), dan São Caetano (musim 2016/2017). Lucas Frigeri memulai kariernya di Indonesia pada 27 November 2023 dengan bergabung bersama Madura United, lalu memperkuat Arema FC pada musim 2024/2025.

Bersama Arema FC, Lucas Frigeri telah tampil dalam 50 pertandingan, dengan catatan 6 kartu kuning, 71 gol yang masuk, 9 cleansheet, dan total 4.500 menit bermain. Ia juga pernah meraih gelar Indonesian League Cup Winner pada musim 2023/2024 saat masih bersama Arema FC.

Lucas Frigeri juga pernah bermain untuk Avaí FC dengan statistik 49 pertandingan, 4 kartu kuning, 53 gol yang masuk, 12 cleansheet, dan total 4.297 menit bermain. Di Madura United, ia tampil dalam 18 pertandingan dengan 24 gol yang masuk, 7 cleansheet, 4 kartu kuning, dan 1.575 menit bermain.

Hingga saat ini, nilai pasar Lucas Frigeri mencapai Rp 869,08 juta (update per Desember 2025).

Profil Lucas Frigeri
  • Nama Lengkap: Lucas Henrique Frigeri
  • Tanggal lahir / Umur: 15 Juni 1989 (36)
  • Tempat kelahiran: Catanduva
  • Tinggi: 1,94 m
  • Kewarganegaraan: Brasil
  • Posisi: Kiper
  • Kaki dominan: Kanan
  • Agen pemain: Dodici Sports BR
  • Klub saat ini: Arema FC
  • Bergabung: 6 Juli 2024
  • Kontrak berakhir: –
  • Harga pasar: Rp 869,08 juta
Statistik Berdasarkan Klub
  • Arema FC: 50 pertandingan, 6 kartu kuning, 71 gol kemasukan, 9 tidak kemasukan gol, 4.500 menit bermain.
  • Avai FC: 49 pertandingan, 4 kartu kuning, 53 gol kemasukan, 12 tidak kemasukan gol, 4.297 menit bermain.
  • Centro Sportivo Alagoano (AL): 26 pertandingan, 2 kartu kuning, 22 gol kemasukan, 14 tidak kemasukan gol, 2.250 menit bermain.
  • Gremio Novorizontio: 18 pertandingan, 1 kartu kuning, 23 gol kemasukan, 4 tidak kemasukan gol, 1.620 menit bermain.
  • Madura United FC: 18 pertandingan, 4 kartu kuning, 24 gol kemasukan, 7 tidak kemasukan gol, 1.575 menit bermain.
  • Londrina Esporte Clube (PR): 17 pertandingan, 1 kartu kuning, 23 gol kemasukan, 6 tidak kemasukan gol, 1.507 menit bermain.
  • Rio Claro Futebol Clube (SP): 14 pertandingan, 2 kartu kuning, 21 kemasukan gol, 2 tidak kemasukan gol, 1.215 menit bermain.
  • AA Internacional de Limeira: 12 pertandingan, 0 kartu kuning, 18 kemasukan gol, 3 tidak kemasukan gol, 1.080 menit bermain.
  • EC Santo Andre: 12 pertandingan, 0 kartu kuning, 14 kemasukan gol, 3 tidak kemasukan gol, 1.035 menit bermain.
  • Luverdense EC (MT): 3 pertandingan, 1 kartu kuning, 1 kartu merah, 4 kemasukan gol, 0 tidak kemasukan gol, 261 menit bermain.

Mengenal Julian Guevara

Julian Guevara, yang dikenal sebagai Sneyder Julian Guevara Munoz, lahir pada 4 Mei 1992 di Santiago de Cali, Kolombia. Ia memiliki tinggi badan 1,93 meter dan berposisi sebagai gelandang tengah. Julian Guevara memulai debutnya di Naxxar Lions FC pada tahun 2016. Setahun membela klub tersebut, ia pindah ke Finlandia untuk memperkuat Kemi Kings pada tahun 2017. Selanjutnya, ia juga membela FC Inter pada tahun 2018.

Pada tahun 2019, Julian Guevara kembali ke Kolombia untuk membela CD America. Dalam kurun waktu 2019 hingga 2020, ia membela sejumlah klub Kolombia seperti Deportivo Pasto, Jaguares FC, dan Alianza FC. Akhirnya, pada tahun 2023, Julian Guevara bergabung dengan Arema FC.

Hingga saat ini, Julian Guevara telah tampil dalam 62 pertandingan bersama Arema FC, dengan catatan 3 gol, 2 assist, 12 kartu kuning, 1 kartu kuning kedua, 1 kartu merah, dan total 4.504 menit bermain.

Profil Julian Guevara
  • Nama di negara asal: Sneyder Julian Guevara Munoz
  • Tanggal lahir / Umur: 4 Mei 1992 (33)
  • Tempat kelahiran: Santiago de Cali
  • Tinggi: 1,93 m
  • Kewarganegaraan: Kolombia
  • Posisi: Gelandang-Gel.Tengah
  • Kaki dominan: Kiri
  • Agen pemain: TFEM
  • Klub saat ini: Arema FC
  • Bergabung: 16 November 2023
  • Kontrak berakhir: 31 Mei 2026
  • Perpanjangan kontrak: 28 Mei 2025
  • Harga pasar: Rp 2,17 miliar
Statistik Berdasarkan Klub
  • Arema FC: 62 pertandingan, 3 gol, 2 asist, 12 kartu kuning, 1 kartu kuning kedua, 1 kartu merah, 4.503 menit bermain.
  • Alianza FC: 53 pertandingan, 1 gol, 1 asist, 14 kartu kuning, 1 kartu merah, 3.118 menit bermain.
  • PS Kemi: 49 pertandingan, 1 gol, 5 asist, 17 kartu kuning, 1 kartu kuning kedua, 4.311 menit bermain.
  • Jaguares FC: 43 pertandingan, 2 gol, 1 asist, 9 kartu kuning, 3.217 menit bermain.
  • Naxxar Lions FC: 22 pertandingan, 2 gol, 0 asist, 4 kartu kuning, 1.142 menit bermain.
  • CD America: 18 pertandingan, 0 gol, 1 asist, 10 kartu kuning, 1.468 menit bermain.
  • Deportivo Pasto: 18 pertandingan, 0 gol, 0 asist, 8 kartu kuning, 999 menit bermain.
  • Delfin SC: 10 pertandingan, 0 gol, 1 asist, 1 kartu kuning, 494 menit bermain.
  • FC Inter: 10 pertandingan, 0 gol, 0 asist, 3 kartu kuning, 575 menit bermain.


Pos terkait