Dua Pencuri Kambing Dihajar Massa, Motor Dibakar Warga di Bengkulu Tengah

14a5bbe0 9b32 11ee 91bf 230bfab3fcba.jpg
14a5bbe0 9b32 11ee 91bf 230bfab3fcba.jpg

Penangkapan Dua Pelaku Pencurian Kambing di Desa Ulak Lebar

Pada hari Senin (2/3/2026) sekitar pukul 14.00 WIB, dua pelaku pencurian kambing di Desa Ulak Lebar, Kecamatan Merigi Kelindang, Kabupaten Bengkulu Tengah, babak belur dihajar massa setelah aksinya kepergok warga. Kejadian ini menimbulkan reaksi keras dari masyarakat yang merasa tidak nyaman dengan tindakan kriminal tersebut.

Menurut informasi yang diperoleh, kejadian dimulai saat pemilik kambing melihat dua orang pria memasukkan seekor kambing ke dalam karung dan membawanya menggunakan sepeda motor. Saat mencoba menghentikan para pelaku, salah satu dari mereka justru menabrak korban hingga terjatuh.

Pengejaran dan Perlawanan Pelaku

Tidak ingin kehilangan ternaknya, korban bersama warga langsung mengejar pelaku menggunakan sepeda motor. Namun, dalam perjalanan, pelaku sempat melakukan perlawanan dengan menendang motor yang mengejar hingga terjatuh. Meski begitu, warga akhirnya berhasil mengepung area pelarian pelaku.

Salah satu pelaku berhenti di lokasi, sementara satu lainnya melarikan diri ke arah Desa Pungguk Beringin. Saat terdesak, salah satu pelaku mencoba menyerang warga dengan pisau. Emosi warga pun memuncak hingga pelaku dihajar beramai-ramai sampai mengalami luka lebam.

Penghancuran Sepeda Motor dan Penangkapan

Sepeda motor yang digunakan oleh pelaku juga tak luput dari amukan massa dan dibakar di lokasi kejadian. Sementara itu, pelaku yang kabur ke arah Desa Pungguk Beringin akhirnya berhasil diamankan oleh warga tidak lama kemudian.

Dari hasil pemeriksaan awal, warga menemukan potas di tubuh pelaku yang diduga digunakan untuk membius kambing sebelum dicuri. Akibat insiden tersebut, pemilik kambing mengalami keseleo setelah ditabrak pelaku, sementara satu warga lainnya harus dilarikan ke rumah sakit setelah terjatuh dari sepeda motor akibat ditendang pelaku saat pengejaran.

Masalah Pencurian Ternak di Desa Ulak Lebar

Kepala Desa Ulak Lebar, Sahri Rangga, mengungkapkan bahwa kasus pencurian ternak memang kerap terjadi di desa tersebut. Ia menyebutkan bahwa kambing miliknya saja hampir 10 ekor hilang akibat tindakan pencurian.

“Memang sudah sering terjadi maling di desa kami. Kambing saya saja hampir 10 ekor hilang,” ujarnya.

Penanganan oleh Pihak Berwajib

Saat ini, kedua pelaku telah diamankan dan dibawa ke Polres Bengkulu Tengah untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Warga berharap pihak kepolisian menindak tegas pelaku agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Reaksi Masyarakat

Kejadian ini menunjukkan betapa pentingnya kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan. Dengan adanya tindakan tegas dari warga, diharapkan dapat memberikan efek jera bagi pelaku kriminal dan mencegah terjadinya kejahatan serupa di masa depan.


Pos terkait