Dua Penerbangan Umrah dari Sultan Hasanuddin Tetap Berangkat, Travel Tunggu Kejelasan Penundaan

Bandara 64645 1
Bandara 64645 1

Bandara Sultan Hasanuddin Tetap Beroperasi Normal Meski Ada Imbauan Penundaan Umrah

Hingga Senin (2/3/2025), belum ada laporan pembatalan penerbangan umrah yang dilayani oleh Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. Aktivitas di bandara tersebut berjalan normal, tanpa adanya penumpukan penumpang yang batal berangkat di area terminal maupun ruang tunggu.

General Manager Bandara Sultan Hasanuddin, Minggus Gandeguai, menyatakan bahwa terdapat dua penerbangan menuju Jeddah yang tetap beroperasi pagi ini. Kedua penerbangan tersebut dilayani oleh maskapai Flyadeal pada pukul 07.30 Wita dan Lion Air pada pukul 09.41 Wita.

Menurut Minggus, Flyadeal melayani sebanyak 110 penumpang, sementara Lion Air hanya melakukan penerbangan ferry flight tanpa penumpang. Ia menekankan bahwa hanya dua maskapai tersebut yang saat ini melayani penerbangan langsung umrah dari Makassar ke Jeddah.

Ia menjelaskan bahwa operasional penerbangan tetap berjalan normal karena rute yang digunakan tidak melintasi wilayah konflik Iran–Israel. Hal ini menjadi alasan utama mengapa tidak ada pembatalan penerbangan hingga saat ini.

Kementerian Haji dan Umrah Minta Calon Jemaah Menunda Keberangkatan

Kementerian Haji dan Umrah mengimbau calon jemaah umrah untuk menunda keberangkatan ke Mekkah dan Madinah dalam waktu dekat. Imbauan ini dikeluarkan menyusul meningkatnya ketegangan keamanan di kawasan Timur Tengah akibat eskalasi konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran yang berpotensi memengaruhi stabilitas regional.

Meski demikian, hingga saat ini belum ada laporan resmi tentang pembatalan penerbangan umrah melalui Bandara Sultan Hasanuddin. Aktivitas di bandara masih berjalan seperti biasanya, tanpa adanya gangguan signifikan.

Agen Travel Masih Menunggu Informasi Resmi

Salah satu agen travel umrah, Ahmad Yani, mengaku hingga kini belum menerima informasi resmi terkait tindak lanjut imbauan penundaan tersebut. Ia menyatakan bahwa belum ada keputusan resmi dari otoritas terkait, sehingga pihaknya belum melakukan koordinasi lebih lanjut.

Jadwal pemberangkatan dari travelnya sendiri direncanakan pada 9 Maret mendatang. Namun, ia masih menunggu informasi pasti apakah akan tetap berangkat atau tidak. Selain itu, ia menyebut sejumlah jemaah dari travelnya saat ini masih berada di Mekkah dan belum memasuki jadwal kepulangan.

“Mereka masih sementara ibadah, belum ada jadwal pulang,” ujarnya.

Aktivitas Travel Masih Berjalan Normal

Agen travel lainnya, Rahmawati, menyatakan bahwa aktivitas travel masih berjalan normal. Bahkan hari ini, kata dia, ada 26 jemaah yang berangkat melalui Bandara Sultan Hasanuddin.

“Info yang kami terima, semua maskapai masih on schedule tidak ada penundaan, mungkin saat ini jalur yang dilalui masih aman saja,” tutupnya.


Pos terkait