Perubahan Nama Dua Polsek di Bandar Lampung
Kepolisian Republik Indonesia (Polri) telah menyetujui perubahan nama dua kepolisian sektor (Polsek) secara resmi. Perubahan ini dilakukan untuk memperkuat struktur organisasi dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Dua Polsek yang mengalami perubahan nama adalah Polsek Telukbetung Selatan yang berubah menjadi Polsek Bumi Waras, serta Polsek Kedaton yang berganti nama menjadi Polsek Labuhan Ratu. Perubahan ini terjadi di wilayah hukum Polresta Bandar Lampung.
Perubahan nama Polsek Telukbetung Selatan didasarkan pada Keputusan Kapolda Lampung Nomor: Kep/57/II/2026 tanggal 9 Februari 2026. Keputusan tersebut mencakup perubahan nomenklatur empat Kepolisian Sektor di jajaran Polda Lampung.
Tujuan Perubahan Nama
Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay menyampaikan bahwa perubahan nama Polsek bukan hanya sekadar pergantian papan nama. Namun, ini merupakan bagian dari upaya penyesuaian struktur organisasi agar selaras dengan nama kecamatan.
Tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Selain itu, perubahan ini juga bertujuan untuk memperkuat sinergitas antara Polsek, unsur Muspika, dan tokoh masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Dengan nama yang lebih sesuai dengan wilayah kecamatan, diharapkan masyarakat semakin mudah dalam mengakses pelayanan kepolisian. Hal ini juga akan memperkuat kolaborasi antara Polsek, Camat, Danramil, serta para tokoh masyarakat dalam menjaga kamtibmas.
Harapan Kapolresta Bandar Lampung
Alfret berpesan kepada kapolsek dan seluruh jajaran yang baru saja dikukuhkan untuk menjadikan momentum perubahan ini sebagai pemacu semangat dalam meningkatkan kinerja. Ia berharap, perubahan ini bisa menjadi kesempatan untuk meningkatkan profesionalisme, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan (Presisi).
Sesuai tugas pokok Polri dalam melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat, perubahan nama Polsek ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan sekitarnya.
Langkah Sosialisasi
Untuk memastikan masyarakat memahami perubahan yang terjadi, Alfret menekankan pentingnya sosialisasi. Ia meminta seluruh jajaran Polsek segera melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar mereka mengetahui perubahan ini.
Dengan adanya sosialisasi yang baik, diharapkan masyarakat dapat lebih mudah mengakses layanan kepolisian dan merasa lebih dekat dengan institusi kepolisian.
Masa Depan Polsek yang Baru
Perubahan nama Polsek tidak hanya berdampak pada identitas institusi, tetapi juga pada citra dan hubungan dengan masyarakat. Dengan nama yang lebih sesuai dengan wilayah kecamatan, Polsek diharapkan mampu menjalankan tugasnya dengan lebih efektif dan efisien.
Selain itu, perubahan ini juga menjadi langkah awal dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap polisi. Dengan sinergitas yang lebih kuat antara Polsek dan komponen lain di wilayah, diharapkan tercipta lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi semua pihak.





