Dua Remaja Ditangkap Saat Mencuri Ayam di Desa Telutu Jaya
KENDARI – Dua remaja ditangkap oleh aparat kepolisian setelah tertangkap tangan saat mencoba membawa kabur ternak ayam milik warga di Desa Telutu Jaya, Kecamatan Tinanggea, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara. Kejadian ini terjadi pada hari Minggu, 1 Maret 2026.
Aksi dua remaja tersebut sempat memicu kekhawatiran masyarakat sekitar. Namun, akhirnya mereka berhasil diamankan dan dibawa ke kantor polisi agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
Kasi Humas Polres Konawe Selatan, Iptu Komang Budayana, mengonfirmasi bahwa ada dua anak yang diamankan di Polsek Tinanggea terkait dugaan pencurian ayam. Iptu Komang menjelaskan bahwa pihaknya sedang menunggu laporan resmi dari korban atau masyarakat yang merasa dirugikan.
“Sampai saat ini belum ada yang melapor atau mengadu secara resmi ke Polsek Tinanggea,” ujar Iptu Komang saat dikonfirmasi pada Senin, 2 Maret 2026.
Polsek Tinanggea masih menunggu iktikad baik dari pelapor hingga malam hari. Jika dalam waktu yang ditentukan tidak ada laporan resmi yang masuk, maka kedua remaja tersebut akan dilepaskan setelah menjalani proses pembinaan.
“Kami masih menunggu sampai sebentar malam. Kalau tidak ada yang datang melapor, maka dua remaja ini akan dikembalikan ke orang tuanya setelah diberikan pembinaan,” jelas Iptu Komang.
Iptu Komang juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melaporkan setiap tindak pidana yang terjadi di lingkungannya agar dapat diproses sesuai hukum yang berlaku.
Lokasi dan Akses ke Tempat Kejadian
Markas Polres Konsel berada di Jalan Poros Kendari-Andoolo, Kelurahan Lerepako, Kecamatan Laeya. Jaraknya dengan Desa Telutu Jaya sekitar 52,2 kilometer (km). Waktu tempuh berkendara motor atau mobil adalah sekitar 1 jam 8 menit.
Langkah yang Dilakukan oleh Pihak Berwajib
Pihak kepolisian telah mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menangani kasus ini. Meskipun kedua remaja sudah diamankan, pihak kepolisian masih menunggu adanya laporan resmi dari korban atau masyarakat setempat. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa proses hukum berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku.
Selain itu, pihak kepolisian juga memberikan pembinaan kepada kedua remaja tersebut sebagai bentuk penegakan hukum yang tidak hanya bersifat pemberian sanksi, tetapi juga edukasi dan pengarahan agar tidak mengulangi perbuatan yang tidak benar.
Peran Masyarakat dalam Penegakan Hukum
Masyarakat memiliki peran penting dalam penegakan hukum. Dengan segera melaporkan kejadian yang terjadi di lingkungan sekitarnya, masyarakat dapat membantu pihak kepolisian dalam menangani kasus-kasus seperti ini. Pelaporan yang cepat dan tepat waktu sangat diperlukan agar tindakan yang diambil bisa efektif dan bermanfaat bagi semua pihak.
Dengan demikian, keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat bisa terjaga, serta tindakan kriminalitas dapat diminimalisir.





