Dunia Hari Ini: Trump Prediksi Serangan Besar Terhadap Iran Masih Datang

102723685 D1fb0788 16ab 4ad3 8ac5 B3987f35db50 1
102723685 D1fb0788 16ab 4ad3 8ac5 B3987f35db50 1

Laporan Utama: Serangan Iran dan Kekacauan di Timur Tengah

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengklaim bahwa “gelombang besar” serangan masih akan datang dalam perang dengan Iran. Pernyataan ini disampaikan setelah kawasan tersebut terlibat dalam pertempuran hari keempat. Trump menyatakan kepada CNN bahwa “kita bahkan belum mulai menyerang mereka dengan keras,” dan menambahkan bahwa “gelombang besar bahkan belum terjadi. Gelombang besar akan segera datang.”

Serangan AS-Israel terhadap Iran telah menewaskan setidaknya 555 orang, menurut laporan Palang Merah Iran. Situasi ini terjadi di tengah gelombang serangan intensif dan balasan dari Iran terhadap Israel serta aset-aset Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menyatakan bahwa pembunuhan Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei adalah “kejahatan agama” yang akan memiliki konsekuensi serius. Hal ini memperkuat ketegangan yang terus berlangsung antara Iran dan negara-negara Barat.

Ancaman di Sydney: Surat Kejanggalan di Masjid Lakemba

Masjid Lakemba di Sydney kembali menerima surat ancaman, kali ini berupa “esai kecaman” tiga halaman yang ditujukan kepada seorang pemimpin komunitas Muslim. Ini adalah surat keempat yang diterima oleh masjid tersebut dalam enam minggu terakhir. Surat terbaru ditujukan langsung kepada sekretaris Asosiasi Muslim Lebanon, Gamel Kheir.

Meskipun tidak berisi ancaman kekerasan spesifik seperti surat-surat sebelumnya, Kheir mengatakan bahwa ini adalah pertama kalinya surat itu “dipersonalisasi.” Ia menjelaskan bahwa surat tersebut menyerang posisi dan komentarnya terkait meningkatnya kebencian dan fanatisme. Intinya adalah, “Jika Anda tidak menyukainya, pergilah kembali ke tanah air Anda.”

Kheir menyebut surat tersebut sebagai ancaman yang sangat keji dan berpotensi memicu kekerasan di kota Sydney.

Parlemen Malaysia Menolak Amandemen Pembatasan Jabatan

Majelis rendah parlemen Malaysia menolak amandemen konstitusi yang bertujuan membatasi masa jabatan perdana menteri menjadi dua periode. Amandemen ini merupakan bagian dari agenda reformasi koalisi pemerintahan Perdana Menteri Anwar Ibrahim.

Anwar, yang menjadi PM sejak 2022, menghadapi tekanan untuk memenuhi janji-janji kampanyenya. Para kritikus menuduhnya gagal dalam reformasi. Rancangan UU tersebut ditolak karena hanya 146 anggota parlemen yang memberikan suara mendukung, kurang dua suara dari mayoritas dua pertiga yang dibutuhkan.

Bintang Tenis Terjebak di Dubai

Mantan petenis nomor 1 dunia, Daniil Medvedev, bersama keluarganya dan timnya, terjebak di Dubai setelah memenangkan Dubai Duty Free Tennis Championships untuk gelar ATP ke-23 dalam kariernya. Tallon Griekspoor, yang mengundurkan diri dari pertandingan final karena cedera, serta Andrey Rublev juga berada di Dubai.

Ketegangan di Timur Tengah akibat serangan udara Amerika Serikat terhadap Iran pada hari Sabtu (28/02) menyebabkan penutupan jalur udara. Medvedev, juara US Open 2021, mengatakan kepada Bolshe Tennis bahwa ia tidak tahu kapan ia dapat terbang keluar dari Uni Emirat Arab.

Ia dan para pemain lainnya dijadwalkan untuk bermain di BNP Paribas Open di Indian Wells, California, yang babak utamanya dimulai pada hari Rabu (04/03).


Pos terkait