Eks Panglima TNI Yudo Margono Mundur dari Kursi Komut Hutama Karya

Aa1we87j
Aa1we87j

PT Hutama Karya (Persero), salah satu BUMN yang bergerak di sektor jalan tol, baru saja melakukan perubahan penting dalam struktur kepemimpinannya. Dalam keputusan resmi yang dikeluarkan oleh pemegang saham, Denny Abdi ditunjuk sebagai Komisaris Utama menggantikan Yudo Margono, mantan Panglima TNI yang sebelumnya menjabat posisi tersebut.

Penetapan Denny Abdi sebagai Komisaris Utama tertuang dalam dua surat keputusan, yaitu Surat Keputusan Pemegang Saham Nomor 126 Tahun 2026 dan SK.054/DI-DAM/DO/2026. Kedua dokumen ini ditandatangani pada 13 Februari 2026, menandai awal dari era kepemimpinan baru di tubuh PT Hutama Karya.

Selain perubahan di jajaran komisaris, terdapat juga penambahan satu kursi komisaris baru, yaitu Mukri. Dengan demikian, jumlah anggota dewan komisaris kini mencapai tujuh orang. Perubahan ini menunjukkan bahwa pihak manajemen sedang melakukan penyegaran terhadap struktur organisasi perusahaan.

Di sisi lain, perombakan juga terjadi di jajaran direksi. Moeharmein Zein Chaniago, yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Direktur Utama, diberhentikan dari posisinya. Ia digantikan oleh Sugeng Rochadi, yang kini menjabat sebagai Wakil Direktur Utama PT Hutama Karya.

Profil Denny Abdi

Denny Abdi bukanlah nama asing di lingkungan pemerintahan Indonesia. Lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Andalas ini kini menjabat sebagai Sekretaris Jenderal di Kementerian Luar Negeri. Sebelumnya, ia pernah menjabat sebagai Duta Besar Indonesia untuk Republik Sosialis Vietnam, sebuah posisi yang menunjukkan pengakuan atas kemampuannya dalam diplomasi internasional.

Karier diplomatik Denny Abdi dimulai sejak tahun 1995 ketika ia bergabung dengan Kementerian Luar Negeri. Selama bertahun-tahun, ia memegang berbagai posisi strategis, termasuk sebagai Direktur Asia Tenggara di Kementerian Luar Negeri. Pada periode 2005–2007, ia menjadi asisten juru bicara Presiden untuk urusan hubungan internasional, mendampingi Dino Patti Djalal.

Pada 2007–2008, Denny Abdi juga pernah menjadi asisten Sekretaris Jenderal Kementerian Luar Negeri Imron Cotan. Selain itu, ia pernah bertugas di Perutusan Tetap Republik Indonesia di New York sebagai sekretaris pertama antara tahun 2008 hingga 2012. Pengalaman ini memberinya wawasan yang luas tentang dinamika diplomasi internasional dan tata kelola pemerintahan.

Dengan latar belakang yang kuat di bidang diplomatik dan administrasi pemerintahan, Denny Abdi diharapkan mampu membawa PT Hutama Karya menuju perkembangan yang lebih baik, terutama dalam menjalankan tugasnya sebagai Komisaris Utama.

Pos terkait