Emiten kesehatan SOHO perluas portofolio, tambah 5 lini usaha, apa tujuannya?

Aa1wiv4h
Aa1wiv4h



PT Soho Global Health Tbk (SOHO), sebuah perusahaan di sektor kesehatan, melakukan penyesuaian strategis dalam portofolio bisnisnya. Langkah ini dilakukan dengan menambahkan lima kegiatan usaha baru untuk perseroan serta beberapa lini usaha tambahan pada anak perusahaannya. Penambahan ini mencakup berbagai bidang seperti perdagangan eceran obat tradisional, perdagangan melalui media untuk komoditas makanan dan minuman, hingga perdagangan eceran atas dasar balas jasa atau kontrak.

Penambahan KBLI untuk Perseroan dan Anak Perusahaan

Penambahan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) ini akan dilakukan setelah mendapatkan persetujuan dari Rapat Umum Pemegang Saham. Selain SOHO, dua anak perusahaan lainnya, yaitu PT Soho Industri Pharmasi dan PT Parit Padang Global, juga akan mengikuti langkah serupa.

Tujuan dari penambahan ini adalah untuk memberikan dasar hukum yang lebih kuat bagi perseroan dalam menjalankan penjualan langsung kepada konsumen akhir, atau direct-to-consumer. Sebelumnya, penjualan produk dilakukan secara tidak langsung melalui pihak ketiga. Dengan adanya penambahan KBLI, perseroan memiliki fleksibilitas yang lebih besar dalam menentukan bentuk pelaksanaan kegiatan usaha, termasuk pemilihan kanal penjualan serta pemanfaatan sarana penjualan berbasis media dan/atau pesanan.

Penambahan Lini Usaha PT Soho Industri Pharmasi

PT Soho Industri Pharmasi (SIP), salah satu anak perusahaan SOHO, juga menambahkan dua kegiatan usaha baru. Kedua kegiatan tersebut adalah pergudangan dan penyimpanan serta industri bahan baku obat tradisional untuk manusia. Meskipun sebelumnya sudah tercantum dalam Anggaran Dasar, kedua kegiatan ini belum masuk dalam Nomor Induk Berusaha (NIB). Setelah penambahan, SIP akan memiliki total 18 kegiatan usaha.

SIP merupakan entitas yang sepenuhnya dikendalikan oleh SOHO dengan kepemilikan saham sebesar 99,64%. Penambahan kegiatan usaha ini bertujuan untuk menciptakan sumber pendapatan baru tanpa mengubah karakteristik bisnis utama maupun model pengelolaan perusahaan. Pelaksanaan industri bahan baku obat tradisional akan dikelola oleh tim internal yang saat ini juga menjalankan kegiatan eksisting, dengan alokasi sekitar 10 tenaga kerja. Perseroan juga membuka peluang penambahan karyawan seiring perkembangan skala usaha.

Penyesuaian KBLI PT Parit Padang Global

Anak perusahaan lainnya, PT Parit Padang Global (PPG), juga melakukan penyesuaian KBLI. Penyesuaian ini dilakukan karena adanya regulasi baru dari Badan Pengawas Obat dan Makanan yang mewajibkan PPG mengajukan izin Cara Distribusi Obat yang Baik bagi Penyelenggara Sistem Elektronik.

PPG akan menambah dua kegiatan usaha baru, yaitu pengembangan aplikasi perdagangan melalui internet atau e-commerce (KBLI 62012) serta portal web dan/atau platform digital untuk tujuan komersial (KBLI 63122). Manajemen menyatakan bahwa penambahan ini tidak mengubah karakteristik bisnis utama, pola usaha, model manajemen, maupun segmen pasar PPG, melainkan untuk memastikan kesesuaian antara kegiatan operasional dengan perizinan yang berlaku.

Pergerakan Harga Saham SOHO

Di pasar saham, harga saham SOHO terpantau turun 2,85% ke level 2.730 pada perdagangan hari ini pukul 10.37 WIB. Namun, harga sahamnya melejit 94,31% dalam tiga bulan terakhir.

Berdasarkan data BEI, pada 20 November 2025, saham SOHO masih berada di posisi 1.545. Jika ditarik lebih jauh lagi, saham SOHO berada di rentang Rp 655 – 740 pada periode Februari sampai September 2025. Pergerakan agresif saham SOHO terlihat pada bulan Oktober dan sempat menyentuh harga tertinggi di level 3.380 pada 15 Januari 2026.

Porsi saham publik atau free float SOHO masih 9,02%, sedangkan kapitalisasi pasarnya sebesar Rp 35,28 triliun.

Pos terkait