Program Mudik Gratis 2026 di Empat Wilayah Jawa Timur
Pemerintah daerah di empat wilayah Jawa Timur—Kota Malang, Sidoarjo, Gresik, dan Jember—resmi membuka program mudik gratis untuk menyambut Lebaran 2026. Program ini bertujuan untuk meringankan beban ekonomi warga sekaligus menekan angka kecelakaan pemudik roda dua di jalur lintas provinsi.
Berikut rincian lengkap mengenai program mudik gratis yang tersedia di empat kota dan kabupaten tersebut:
1. Kota Malang
Pemerintah Kota Malang akan menggelar program mudik gratis pada 17 Maret 2026. Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang menjadi leading sector dalam pengelolaan program ini. Untuk sementara, Pemkot Malang telah menyiapkan tiga armada bus dengan kapasitas masing-masing 40 kursi. Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menjelaskan bahwa program ini tidak menggunakan dana APBD, melainkan bekerja sama dengan pihak Perusahaan Otobus (PO).
Rute mudik gratis tahun ini akan menuju ke arah Madura serta wilayah barat, yakni Pacitan, di mana bus juga akan melewati Kabupaten Trenggalek. Program ini diperuntukkan khusus bagi warga yang memiliki KTP Kota Malang. Bagi warga yang hendak menggunakan fasilitas ini, pendaftaran dapat dilakukan melalui jalur daring (online) atau dengan datang langsung ke kantor Dishub Kota Malang di Jalan Raden Intan.
2. Kabupaten Sidoarjo
Pemkab Sidoarjo menggelar program mudik gratis untuk menyambut Lebaran 2026. Sebanyak 28 armada bus disiapkan guna melayani warga yang ingin pulang ke kampung halaman di berbagai wilayah Jawa Timur dengan aman dan tanpa biaya. Rutenya mencakup sejumlah daerah di wilayah barat dan sebagian lagi di Kawasan timur Jawa Timur.
Beberapa rute utama meliputi Magetan, Trenggalek, Ponorogo, Jember, dan Banyuwangi. Rombongan mudik gratis ini dijadwalkan berangkat serentak pada Rabu, 18 Maret 2026, pukul 06.30 WIB dengan titik keberangkatan di Alun-Alun Sidoarjo. Pendaftaran resmi dibuka sejak 10 Februari 2026, dan warga yang berminat diwajibkan melakukan verifikasi langsung di Kantor Dishub Sidoarjo dengan membawa fotokopi KTP dan Kartu Keluarga (KK).
3. Kabupaten Gresik
Pemerintah Kabupaten Gresik menghadirkan Program Mudik Gratis 2026. Sebanyak 750 kuota disediakan untuk warga yang ingin merayakan Lebaran bersama keluarga di kampung halaman. Pendaftaran resmi dibuka mulai Selasa, 24 Februari 2026, dan jadwal keberangkatan direncanakan pada 18 Maret 2026 atau beberapa hari sebelum Idul Fitri.
Warga bisa mengikuti pendaftaran secara daring melalui Google Form pada link berikut ini:
https://bit.ly/MudikGratisGresik2026
Calon peserta cukup mengisi formulir online dengan melampirkan KTP serta Kartu Keluarga (KK). Data yang diperlukan meliputi nama lengkap, Nomor Induk Kependudukan (NIK), alamat sesuai KTP, nomor telepon aktif, jumlah peserta dalam satu KK, serta rute tujuan yang dipilih.
Pada pelaksanaan tahun ini, Pemkab Gresik menyiapkan tujuh rute perjalanan yang mencakup berbagai wilayah di Jawa Timur, yaitu:
* Gresik – Situbondo – Banyuwangi
Gresik – Pasuruan – Probolinggo – Lumajang – Jember
Gresik – Malang – Blitar
Gresik – Jombang – Kediri – Tulungagung – Trenggalek
Gresik – Madiun – Magetan
Gresik – Madiun – Ponorogo
Gresik – Bojonegoro – Padangan – Ngawi
4. Kabupaten Jember
Pemerintah Kabupaten Jember menyediakan angkutan mudik gratis melalui program transportasi bertajuk Mudik Aman Berbagi Cinta 2026. Program tersebut merupakan agenda tahunan Pemkab Jember untuk memfasilitasi warga yang ingin pulang ke kampung halaman tanpa harus terbebani ongkos perjalanan.
Armada akan diberangkatkan dari Bali pada 16 Maret dan Jakarta pada 18 Maret. Selain itu, Pemkab Jember juga memfasilitasi angkutan bagi warga yang akan mudik menuju Madura maupun Mataraman Ponorogo. Fasilitas arus balik dari Madura dan Ponorogo menuju Jember direncanakan pada 24 Maret 2026.
Bagi warga yang berminat mengikuti program ini bisa melakukan pendaftaran mulai 25 Februari 2026 hingga 13 Maret 2026 mulai pukul 08.00-15.00 WIB. Proses registrasi dilakukan secara digital melalui tautan bit.ly/jembermudik2026 atau pemindaian kode QR pada kanal informasi resmi.





