Empat Mahasiswa STIE Malangkucecwara Berangkat ke Jepang untuk Pengalaman Kerja Nyata Selama Setahun

Ketua Stie Malangkucecwara Drs Bunyamin Mm Phd Di Ruang Hub 1
Ketua Stie Malangkucecwara Drs Bunyamin Mm Phd Di Ruang Hub 1

STIE Malangkucecwara Kembali Kirim Empat Mahasiswa ke Jepang untuk Magang

Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Malangkucecwara kembali memberangkatkan empat mahasiswanya ke Jepang untuk menjalani magang. Program ini dilaksanakan pada Senin, 2 Maret 2026, dan diikuti oleh Mercidominick Fidelius Conrad Menachem Purba, Farida, Shifa Aszahri, dan Natecia Sarmento Menezes.

Mereka dilepas dalam sebuah seremoni yang juga dirangkai dengan penyambutan bagi mahasiswa yang telah menyelesaikan program serupa maupun student exchange di Jepang. Acara tersebut menjadi momen penting bagi para peserta yang akan menghadapi pengalaman kerja langsung selama satu tahun di negara Sakura.

Pengalaman Magang yang Berdampak Besar

Kepala Kantor Urusan Internasional STIE Malangkucecwara, Dwinita Ariani, menjelaskan bahwa program magang ke Jepang bukanlah hal baru. Sejak tahun 2020, kampus ini secara konsisten mengirimkan empat hingga enam mahasiswa setiap tahunnya.

Para mahasiswa ini telah magang di berbagai sektor, mulai dari perhotelan hingga industri manufaktur seperti perusahaan sparepart otomotif. Dari pengalaman tersebut, mereka diberikan kesempatan untuk mengembangkan karakter, keterampilan, serta kesiapan global.

“Program ini memberikan dampak besar bagi mahasiswa. Mereka jadi lebih mampu beradaptasi, menyelesaikan masalah, dan menempatkan diri di lingkungan baru,” ujarnya.

Menurutnya, pengalaman internship di Jepang tidak hanya memperkaya keterampilan teknis (skill), tetapi juga membentuk sikap dan memperluas pengetahuan. Selama masa magang, mahasiswa tetap mengikuti perkuliahan secara daring, sehingga aspek akademik tetap berjalan.

Alumni yang Sukses di Jepang dan Indonesia

Beberapa alumni program ini bahkan berhasil kembali ke Jepang untuk bekerja. Sementara lainnya, mampu mendapatkan pekerjaan dengan lebih cepat di Indonesia berkat pengalaman internasional yang dimiliki.

“Ini menjadi evaluasi juga bagi kami untuk terus meningkatkan persiapan, terutama kemampuan bahasa Jepang dan kesiapan mental mahasiswa agar lebih optimal saat di sana,” tambah Dwinita.

Pengalaman Pribadi Farida

Salah satu peserta program, Farida, mahasiswi Manajemen angkatan 2023, mengaku tidak pernah menyangka bisa mendapatkan kesempatan magang di Jepang. Ia bersyukur dapat terpilih untuk magang ke Jepang setelah melalui proses seleksi di internal kampus.

“Awalnya cuma ingin melakukan yang terbaik saja. Tiba-tiba ada kesempatan ini dan alhamdulillah lolos. Senang banget kak,” ungkapnya.

Farida akan menjalani internship selama satu tahun di Jepang. Meski belum mengetahui secara detail posisi yang akan ditempatinya, ia mengaku telah melakukan berbagai persiapan, terutama dalam hal bahasa dan pemahaman budaya.

“Kita kan membawa nama Indonesia dan kampus, jadi harus benar-benar siap. Yang utama bahasa yang harus saya pelajari dulu,” tandasnya.

Persiapan yang Matang

Selain persiapan bahasa, mahasiswa juga diberikan bimbingan mengenai budaya Jepang agar dapat beradaptasi dengan baik. Hal ini menjadi bagian dari upaya kampus untuk memastikan mahasiswa siap menghadapi tantangan di luar negeri.

Dengan program magang ini, STIE Malangkucecwara tidak hanya memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar secara langsung, tetapi juga membuka jalan bagi mereka untuk memiliki wawasan global yang lebih luas.


Pos terkait