Empat Pemuda di Bone Ditangkap Usai Ancam Pengendara dengan Pistol Mainan

662d01490e30e 1
662d01490e30e 1

Aksi Konvoi Pemuda dengan Pistol Mainan Viral di TikTok

Pada dini hari Minggu (1/1/2026), sekelompok pemuda di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, melakukan aksi konvoi yang menimbulkan kekhawatiran masyarakat. Mereka terlihat berkeliling kota menggunakan sepeda motor sambil membawa pistol mainan dan menembakkan peluru karet ke arah pengguna jalan lain.

Aksi tersebut viral di media sosial, khususnya TikTok, setelah disiarkan melalui fitur live. Pengguna jalan merasa khawatir karena tindakan para pemuda tersebut dinilai berpotensi membahayakan keselamatan umum. Laporan awal diterima oleh pihak kepolisian melalui pesan WhatsApp dari seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Dalam laporannya, warga menyampaikan bahwa banyak remaja berkeliling jalan dengan membawa pistol mainan dan menembak pengguna jalan lain. Setiap motor yang digunakan oleh para pemuda dilengkapi dengan senjata tiruan, sehingga menciptakan situasi yang tidak aman.

Tim Patroli Presisi Mengamankan Empat Pemuda

Berdasarkan informasi tersebut, tim patroli presisi Sat Samapta Polres Bone segera bertindak. Mereka mengidentifikasi lokasi keberadaan para pemuda melalui pantauan di kawasan Indomaret Jalan Jenderal Sudirman, Bone.

Tim yang dipimpin oleh Aipda Muhammad Rasyid langsung menuju lokasi dan berhasil mengamankan empat pemuda. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa senjata yang mereka bawa adalah pistol mainan. Namun, pistol tersebut menggunakan peluru karet yang tetap bisa membahayakan pengguna jalan.

Empat pemuda yang diamankan masing-masing memiliki inisial RA (18), AMK (20), AS (22), dan KV (23). Mereka berasal dari berbagai wilayah di Bone, termasuk Jalan Abu Dg Pasolong, Jalan Pepaya, Jalan HOS Cokroaminoto, dan Kelurahan Masumpu.

Setelah itu, keempat pemuda tersebut dibawa ke piket SPKT Polres Bone untuk dimintai keterangan. Karena tidak ada laporan kerugian resmi dari masyarakat, mereka hanya diberikan pembinaan dan peringatan keras sebelum dipulangkan.

Tindakan Pencegahan dan Imbauan dari Kepolisian

Meski demikian, identitas keempat pemuda tersebut tetap dicatat sebagai langkah pencegahan. Hal ini dilakukan untuk antisipasi jika muncul laporan lanjutan di masa depan.

Kasat Samapta Polres Bone, AKP Muh. Tahir, menegaskan bahwa pihaknya akan terus merespons setiap laporan masyarakat, termasuk yang bersumber dari media sosial. Ia juga mengimbau warga, khususnya remaja, agar tidak melakukan aksi yang dapat mengganggu ketertiban umum dan membahayakan pengguna jalan lain.

Usai penanganan kasus ini, petugas melanjutkan patroli rutin di wilayah hukum Polres Bone. Tindakan tegas akan diambil jika terjadi aksi serupa di masa mendatang.

Peringatan untuk Masyarakat

Peristiwa ini menjadi peringatan bagi masyarakat bahwa tindakan yang dianggap lucu atau biasa bisa berdampak serius. Menjaga keselamatan dan ketertiban umum harus menjadi prioritas utama.

Kepolisian akan terus meningkatkan kehadiran di jalanan dan memantau aktivitas masyarakat melalui berbagai saluran, termasuk media sosial. Dengan demikian, potensi ancaman terhadap keselamatan publik dapat diminimalisir.


Pos terkait