Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, pada Selasa (3/3). Peristiwa ini menunjukkan adanya dugaan keterlibatan Bupati dalam praktik korupsi di wilayah Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.
Juru bicara KPK, Budi Prasetyo, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menangkap Bupati Pekalongan Fadia Arafiq dalam operasi tersebut. Ia menjelaskan bahwa tim KPK sedang melakukan penyelidikan tertutup dan berhasil mengamankan sejumlah pihak di wilayah Pekalongan Jawa Tengah, termasuk Bupati.
“Benar, dalam kegiatan penyelidikan tertutup ini, tim mengamankan sejumlah pihak di wilayah Pekalongan Jawa Tengah, salah satunya Bupati,” ujar Budi Prasetyo kepada wartawan, Selasa (3/3).
Meski demikian, KPK belum memberikan informasi rinci mengenai konstruksi perkara maupun pihak-pihak yang diamankan dalam operasi tersebut. Saat ini, para tersangka sedang dalam perjalanan menuju markas KPK untuk menjalani pemeriksaan intensif di Gedung KPK.
“Tim kemudian membawa ke Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” tambah Budi.
Profil Bupati Pekalongan Fadia Arafiq
Fadia Arafiq adalah Bupati Kabupaten Pekalongan yang menjabat dua periode. Lahir di Jakarta pada 23 Mei 1978, ia adalah putri dari pedangdut senior A. Rafiq. Pendidikan dasarnya dilakukan di Jakarta, kemudian melanjutkan studi S1 Manajemen di Universitas AKI Semarang. Setelah itu, ia meraih gelar magister manajemen dari Universitas Stikubank Semarang dan menyelesaikan program doktoralnya di Universitas 17 Agustus 1945 Semarang.
Karier politik Fadia dimulai ketika ia menjabat sebagai Wakil Bupati Pekalongan periode 2011–2016. Kiprahnya semakin kuat ketika ia dipercaya menjadi Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Pekalongan serta memimpin KNPI Jawa Tengah periode 2016–2021.
Pada Pilkada 2020, Fadia terpilih sebagai Bupati Pekalongan untuk periode 2021–2026. Ia kembali dipercaya masyarakat untuk memimpin pada periode 2025–2030. Pelantikan periode keduanya digelar di Istana Merdeka, Jakarta, pada 20 Februari 2025.
Nama Fadia Arafiq sempat menghebohkan jagat maya setelah dirinya mengancam warga melalui media sosial. Kritik mengenai infrastruktur dan kinerja pemerintahannya membuat dirinya bereaksi dengan cara yang mengejutkan.





