Fakta di Balik Video Viral Jembatan Koncer Bondowoso: Hoaks yang Menghebohkan Warga

Klarifikasi Dinas BSBK: Jembatan Koncer Tidak Ambruk, Hanya Perbaikan Jalan Sementara

Kepala Dinas Bina Marga, Sumber Daya Air, dan Bina Konstruksi (BSBK) Kabupaten Bondowoso, Ansori, menegaskan bahwa Jembatan Koncer dalam kondisi aman dan kokoh untuk dilalui. Pernyataan ini dikeluarkan setelah munculnya isu viral yang menyebutkan jembatan tersebut ambruk.

Penutupan jalur yang terjadi pada Sabtu (28/2) lalu hanya berlangsung singkat, yaitu sekitar pukul 10.00 WIB. Penutupan tersebut dilakukan untuk kegiatan tambal sulam aspal dan perbaikan jalan berlubang. Setelah proses perbaikan selesai, jalur kembali dapat digunakan oleh pengendara pada sore hari.

Video Viral dan Narasi yang Menyesatkan

Video yang beredar di media sosial dan grup WhatsApp warga sempat memicu kepanikan. Dalam video tersebut, tampak antrean panjang kendaraan roda empat di Jembatan Koncer disertai dengan suara seorang pria yang mengklaim jembatan tersebut ambruk. Suara tersebut mengatakan, “Menginfokan Jembatan Koncer ambruk juga, antri. Antri, Bos. Ini warung Erna, kita terjebak di sini. Antri, Bos, Jembatan Koncer ambruk juga.”

Isu tersebut sangat meresahkan karena Jembatan Koncer merupakan jalur alternatif vital sejak Jembatan Sentong ambles. Jika Jembatan Koncer juga tidak layak dilewati, akses warga menuju kawasan kota Bondowoso akan menjadi sangat sulit.

Keresahan Warga dan Jalur Alternatif Vital

Keresahan warga semakin meningkat karena mereka harus melintasi rute yang lebih jauh jika Jembatan Koncer ditutup. Sebelumnya, Jembatan Sentong yang ambles menyebabkan penutupan total jalur dari Jember ke Bondowoso. Hal ini memaksa pengendara melintas melalui rute Jember-Grujugan-Desa Kalianyar-Desa Grujugan Kidul-Jembatan Koncer-Kota Bondowoso.

Bahsa, seorang ibu rumah tangga di Desa Sumbersalam, Kecamatan Tenggarang, menjelaskan bahwa video tersebut ramai dibicarakan di grup WhatsApp ibu-ibu di RT-nya. Banyak warga yang khawatir karena harus berputar jauh untuk menuju kawasan kota. Beberapa tetangganya bahkan percaya video tersebut karena menampilkan kemacetan yang mengular.

Kehebohan di Grup WhatsApp Warga

Namun, untungnya ada tetangga lain di grup yang melintas saat macet dan menjelaskan bahwa Jembatan Koncer tidak ambruk. Informasi ini membantu meringankan kekhawatiran warga.

Klarifikasi Dinas BSBK: Hanya Perbaikan Jalan

Ansori, Kepala Dinas BSBK, memastikan informasi tentang ambruknya Jembatan Koncer adalah hoaks. Menurutnya, penutupan jembatan pada Sabtu (28/2) lalu hanya dilakukan untuk kegiatan tambal sulam aspal dan perbaikan jalan berlubang.

“Kemarin itu ditutup karena ada perbaikan jalan berlubang sekitar pukul 10.00 WIB. Sorenya sudah bisa digunakan kembali,” katanya, Senin (2/3/2026).

Jaminan Keselamatan Pengendara

Ansori menambahkan bahwa perbaikan jalan berlubang tersebut dilakukan untuk menjamin keselamatan pengendara. Saat ini, Jembatan Koncer menjadi salah satu jalur alternatif utama. Penutupan jembatan hanya berlangsung singkat, dan setelah perbaikan selesai, jalur langsung bisa digunakan kembali.


Pos terkait