Kemenangan Dramatis Manchester United atas Crystal Palace
Manchester United berhasil meraih kemenangan dramatis 2-1 atas Crystal Palace dalam pertandingan lanjutan Liga Inggris 2025/2026 pekan ke-28 di Old Trafford, Minggu (3/1/2026) malam WIB. Kemenangan ini memperpanjang rekor tak terkalahkan klub menjadi 11 laga sejak Boxing Day dan membawa MU naik ke posisi ketiga klasemen.
Pertandingan dimulai dengan kejutan ketika bek Crystal Palace, Maxence Lacroix, mencetak gol cepat pada menit ke-4. Gol tersebut sempat membuat publik Old Trafford terdiam sesaat. Namun, situasi berubah drastis ketika Lacroix menerima kartu merah langsung akibat pelanggaran keras di area terlarang. Wasit memberikan hadiah penalti yang kemudian dieksekusi oleh Bruno Fernandes pada menit ke-56, sukses menyamakan kedudukan.
Dengan unggul jumlah pemain, Manchester United tampil lebih dominan. Tekanan berkelanjutan akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-65 ketika sundulan Benjamin Sesko gagal dijangkau oleh mantan kiper MU, Dean Henderson. Kemenangan 2-1 ini membawa MU naik ke posisi ketiga klasemen Liga Inggris 2025/2026 dengan raihan 51 poin, unggul kolektivitas dari Aston Villa yang juga memiliki poin yang sama.
MU Tim Terbaik Sejak 2026
Di bawah arahan Michael Carrick, Manchester United menjelma menjadi salah satu tim paling konsisten di Liga Inggris musim ini. Sejak ditangani Carrick, MU belum tersentuh kekalahan dengan catatan enam kemenangan dan satu hasil imbang. Secara keseluruhan, Setan Merah mencatatkan 11 laga tak terkalahkan sejak periode Boxing Day akhir Desember, dengan tujuh kemenangan dan empat hasil seri.
Carrick juga sukses membawa MU meraih empat kemenangan kandang beruntun, termasuk saat menghadapi Tottenham Hotspur, Manchester City, Fulham, dan kini Crystal Palace. Bahkan, belum ada tim lain yang mampu menjaga rekor tak terkalahkan sepanjang tahun 2026 di Liga Inggris musim ini selain Manchester United.

Secara statistik, Carrick telah mengumpulkan 23 poin dalam sembilan pertandingan Liga Premier sebagai manajer MU (7 menang, 2 imbang—termasuk dua periode kepelatihannya). Catatan ini menyamai rekor terbaik dalam sejarah kompetisi untuk sembilan laga awal seorang manajer, sejajar dengan Ange Postecoglou yang juga meraih 23 poin. Stabilitas taktik dan kedisiplinan permainan menjadi fondasi utama kebangkitan MU di paruh kedua musim ini. Hasil impresif ini semakin memperkuat posisinya menjadi pelatih permanen MU, sambil menunggu keputusan manajemen klub untuk masa depan.
Bruno Fernandes Lampaui Beckham
Performa Bruno Fernandes kembali menjadi sorotan. Selain mencetak gol penyeimbang, kapten MU itu terus menorehkan catatan impresif. Bruno kini telah mencetak gol dan memberikan assist dalam 18 pertandingan Liga Premier berbeda untuk Manchester United, melampaui torehan David Beckham yang melakukannya dalam 17 laga. Kini, Bruno hanya berada di bawah dua legenda klub: Wayne Rooney (35 pertandingan) dan Ryan Giggs (22 pertandingan).
Statistik tersebut semakin menegaskan peran vital Bruno sebagai motor permainan sekaligus pembeda di momen-momen krusial. Dengan momentum yang terus terjaga, Manchester United kini semakin percaya diri menatap sisa musim. Jika konsistensi ini berlanjut, bukan tidak mungkin Setan Merah benar-benar menjadi kandidat terkuat dalam perburuan gelar Liga Inggris 2025/2026.





