Perkembangan Terkini Mengenai Iran dan Piala Dunia 2026
FIFA sedang memantau situasi yang berkembang di Iran setelah dimulainya aksi militer Amerika Serikat, yang akan menjadi tuan rumah Piala Dunia musim panas ini. Negara Timur Tengah tersebut telah memastikan tempatnya dalam kompetisi sepak bola antarnegara terbesar dunia.
Presiden Donald Trump, yang menerima Hadiah Perdamaian FIFA dari presiden FIFA Gianni Infantino pada Desember lalu, mengumumkan dimulainya serangan rudal terhadap Iran pada akhir pekan lalu, menyebut misi tersebut sebagai operasi tempur besar. Aksi ini memicu perhatian internasional, termasuk dari FIFA, yang menilai situasi ini bisa berdampak pada penyelenggaraan Piala Dunia 2026.
Iran berhasil meloloskan diri ke putaran final Piala Dunia melalui Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) dan tergabung di Grup G bersama Belgia, Selandia Baru, dan Mesir. Namun, dengan adanya serangan rudal yang diluncurkan oleh Amerika Serikat, sekretaris jenderal FIFA Mattias Grafstrom langsung angkat bicara.
“Saya membaca berita (tentang Iran) pagi ini dengan cara yang sama seperti Anda,” kata Grafstrom pada pertemuan umum tahunan Dewan Asosiasi Sepak Bola Internasional di Cardiff, Wales, pada Sabtu (28/2). “Kami mengadakan pertemuan hari ini dan masih terlalu dini untuk berkomentar secara detail (mengenai aksi militer tersebut), tetapi kami akan memantau perkembangan seputar semua isu di seluruh dunia.”
FIFA menekankan bahwa fokus utamanya adalah pada penyelenggaraan Piala Dunia yang aman dengan partisipasi semua tim. “Kami telah melakukan pengundian babak final (untuk pembagian fase grup) di Washington yang diikuti oleh semua tim (negara), dan fokus kami adalah pada Piala Dunia yang aman dengan semua tim berpartisipasi.”
Selain itu, FIFA akan terus berkomunikasi seperti biasa dengan tiga pemerintah yang menjadi tuan rumah, yaitu Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada. “Semua orang akan aman,” tutup Grafstrom.
Jadwal Pertandingan Iran di Piala Dunia 2026
Nantinya, Los Angeles akan menjadi tuan rumah dua pertandingan untuk Iran, sementara Seattle akan menggelar pertandingan raksasa sepak bola Asia ini untuk melawan tim nasional Mesir pada (27/7) mendatang. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun ada ketegangan politik di kawasan, FIFA tetap berkomitmen untuk menjaga keselamatan dan kelancaran penyelenggaraan Piala Dunia.
Langkah-Langkah yang Diambil FIFA
FIFA tidak hanya memantau situasi di Iran, tetapi juga berupaya untuk memastikan bahwa semua negara peserta dapat berpartisipasi tanpa gangguan. Berikut beberapa langkah yang diambil:
- Pemantauan Situasi: FIFA terus memantau perkembangan situasi di seluruh dunia, termasuk di kawasan Timur Tengah.
- Komunikasi dengan Pemerintah: FIFA berkomunikasi secara rutin dengan pemerintah tuan rumah untuk memastikan keselamatan dan kelancaran penyelenggaraan acara.
- Pengundian Babak Final: Pengundian babak final telah dilakukan di Washington, dan semua tim telah diberi informasi terkait jadwal pertandingan mereka.
Dengan pendekatan ini, FIFA berharap dapat menyelenggarakan Piala Dunia 2026 dengan lancar dan aman bagi semua peserta.





