Peninjauan Bupati Toraja Utara terhadap Kesiapan RSUD Pongtiku
Bupati Toraja Utara, Frederik Viktor Palimbong, melakukan peninjauan langsung terhadap kesiapan pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pongtiku yang kini berlokasi di Jalan Poros Rantepao–Palopo, Lembang Tondon, Kecamatan Tondon. Peninjauan dilakukan pada Senin (2/3/2026), setelah hampir selesai pembangunan rumah sakit yang menelan anggaran sekitar Rp140 miliar.
Sebelumnya, RSUD Pongtiku beroperasi di Buntu Mapaken, Kelurahan Buntu Tallunglipu, Kecamatan Tallunglipu, sebelum direlokasi ke gedung baru di Tondon. Tujuan dari kunjungan ini adalah memastikan proses pemindahan layanan dari gedung lama ke gedung baru tidak mengganggu pelayanan kepada masyarakat.
Frederik menjelaskan bahwa gedung baru RSUD Pongtiku terdiri dari empat lantai dan direncanakan akan ada tambahan satu gedung di bagian belakang. Bahkan, pemerintah pusat disebut merencanakan pembangunan gedung tambahan hingga delapan lantai. Meski demikian, masih ada sejumlah hal yang menjadi perhatian, seperti ketersediaan listrik dan sarana pendukung lainnya.
Pemerintah daerah akan segera menggelar pertemuan untuk membahas kebutuhan prioritas agar operasional rumah sakit berjalan optimal. Selain infrastruktur, kesiapan sumber daya manusia juga menjadi fokus utama. Pemenuhan tenaga medis akan dilakukan melalui kerja sama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Cenderawasih serta dukungan pemerintah pusat.
Frederik menyebut RSUD Pongtiku termasuk dalam program prioritas nasional dan akan dilengkapi fasilitas laboratorium serta layanan DSA. Ia juga optimistis peningkatan layanan rumah sakit akan berdampak pada kenaikan pendapatan asli daerah (PAD) sektor kesehatan, dengan target mencapai Rp100 miliar per tahun pada 2027.
Proses Transisi dan Pengembangan Layanan
Pelaksana Tugas Direktur RSUD Pongtiku, dr Wilma Dian Marannu Toding, mengatakan pelayanan rawat jalan sudah mulai berjalan dalam dua hari terakhir. Poliklinik dibuka pukul 08.00 Wita, meski poli gigi masih beroperasi di gedung lama. Saat ini kapasitas rawat inap mencapai 60 tempat tidur, didukung sekitar 10 dokter spesialis dan total 200 tenaga kesehatan.
Menurut Wilma, rumah sakit masih dalam masa transisi, termasuk penataan manajemen keuangan dan penguatan SDM melalui pelatihan serta dukungan Kementerian Kesehatan. Ia berharap dengan fasilitas yang lebih lengkap, masyarakat Toraja Utara tidak lagi harus dirujuk ke luar daerah untuk mendapatkan layanan medis tertentu.
Kunjungan Bupati Frederik Viktor Palimbong menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan di wilayah Toraja Utara. Dengan fasilitas yang lebih baik dan SDM yang memadai, RSUD Pongtiku diharapkan dapat menjadi pusat pelayanan kesehatan yang andal dan mampu memberikan layanan yang maksimal bagi masyarakat.





