Peristiwa Dramatis: Pria Terjatuh ke Dasar Sungai Saat Mau Buang Air Kecil
Bali, Denpasar – Warga Bali dihebohkan oleh proses evakuasi yang dilakukan terhadap seorang pria yang jatuh ke dasar sungai. Kejadian ini terjadi di Jalan Gatot Subroto, Denpasar, pada Minggu (1/3). Unggahan proses evakuasi korban menyebar di berbagai platform media sosial dan menjadi perbincangan hangat warganet.
Peristiwa bermula pada Sabtu malam (28/2) sekitar pukul 20.00 WITA. Korban bernama NS, 28 tahun, asal Banyuwangi, Jawa Timur, diketahui sedang berkumpul bersama rekan-rekannya di sisi barat Lapangan Lumintang. Acara tersebut diiringi dengan konsumsi minuman beralkohol jenis arak.
Menjelang tengah malam, tepatnya pukul 23.30 WITA, acara kumpul-kumpul tersebut berakhir. Namun, nasib buruk menghampiri NS saat hendak pulang. Ia terjatuh dari ujung jembatan Jalan Mataram No. IV, tepat di sebelah timur SDN 22 Dauh Puri.
“Korban mengaku sempat ingin buang air kecil di pinggir jembatan yang kondisinya gelap. Karena merasa pusing akibat pengaruh alkohol, korban terpeleset dan langsung jatuh ke dasar sungai hingga tak sadarkan diri,” ujar Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu Gede Adi Saputra Jaya kepada awak media.
Korban ditemukan dalam kondisi pingsan tanpa identitas pada Minggu pagi sekitar pukul 09.00 WITA. Tim BPBD Kota Denpasar segera tiba di lokasi dan melakukan evakuasi dari dasar sungai. NS kemudian dibawa ke RSUD Wangaya untuk mendapatkan perawatan medis.
Setibanya di rumah sakit, NS akhirnya sadarkan diri dan memberikan keterangan kepada pihak berwenang. Akibat insiden ini, NS mengalami beberapa luka serius. Luka lecet terdapat pada lutut kaki bagian kanan dan patah tulang tumit pada kaki bagian kiri.
Saat ini, kondisi NS dilaporkan sudah stabil dan dalam keadaan sadar. Ia masih menjalani perawatan intensif di RSUD Wangaya sambil menunggu kedatangan pihak keluarga untuk tindakan medis lanjutan.
Proses Evakuasi yang Memakan Waktu
Proses evakuasi korban memakan waktu cukup lama karena lokasi tempat NS jatuh sangat sulit dijangkau. Tim BPBD harus menggunakan alat-alat khusus untuk mengevakuasi korban dari dasar sungai. Selain itu, kondisi cuaca juga memengaruhi proses evakuasi.
- Tim BPBD tiba di lokasi sekitar pukul 09.00 WITA.
- Proses evakuasi dilakukan dengan hati-hati agar tidak menyebabkan cedera tambahan.
- NS dibawa ke rumah sakit menggunakan ambulans setelah dievakuasi.
Tindakan Lanjutan
Pihak rumah sakit telah memberikan perawatan medis yang optimal kepada NS. Dokter menyatakan bahwa kondisi NS stabil dan tidak ada risiko nyawa yang mengancam. Namun, NS masih membutuhkan pemantauan lebih lanjut.
- NS menjalani perawatan intensif di ruang isolasi.
- Dokter memastikan bahwa semua luka yang dialami NS tidak membahayakan nyawa.
- Pihak keluarga akan segera datang setelah menerima informasi tentang keadaan NS.
Penyebab Kecelakaan
Insiden ini disebabkan oleh faktor-faktor seperti pengaruh alkohol dan kondisi lingkungan yang gelap. NS mengaku merasa pusing dan tidak bisa mengontrol tubuhnya saat mencoba buang air kecil di pinggir jembatan.
- Penggunaan minuman beralkohol meningkatkan risiko kecelakaan.
- Lingkungan yang gelap memperburuk situasi dan membuat korban mudah terpeleset.
- Kebiasaan untuk buang air kecil di tempat yang tidak aman bisa berisiko tinggi.
Kesimpulan
Peristiwa ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk lebih waspada dalam menjalani aktivitas sehari-hari, terutama ketika berada di lingkungan yang tidak aman. Selain itu, pentingnya kesadaran akan dampak negatif alkohol dalam kehidupan sehari-hari.





