Gempa Bumi di Bali pada 1 Maret 2026
Pada hari Minggu, 1 Maret 2026 siang, wilayah Kuta Selatan, Bali dilanda gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 4,8 SR. Guncangan tersebut terjadi di laut dan berpusat sekitar 60 kilometer tenggara Kuta Selatan. Informasi ini diperoleh dari akun resmi BMKG yang merilis data secara cepat, meskipun hasil pengolahan data masih dalam proses dan bisa berubah seiring kelengkapan informasi.
Gempa terjadi pada pukul 10.52 WIB atau 11.52 WITA. Koordinat titik gempa berada di 9,26 lintang selatan (LS) dan 115,51 bujur timur (BT). Kedalaman pusat gempa mencapai 56 kilometer. Meskipun gempa tidak terasa sangat kuat, masyarakat tetap diminta untuk waspada karena kemungkinan terjadinya gempa susulan.
Tindakan Saat Terjadi Gempa
Berikut beberapa tindakan yang perlu dilakukan saat menghadapi gempa bumi:
-
Tetap tenang
Saat gempa terjadi, usahakan untuk tidak panik dan tetap tenang. Tarik napas dalam-dalam, lalu lihatlah keadaan sekitar dan carilah tempat yang aman untuk berlindung. -
Di dalam rumah
Jika sedang berada di dalam bangunan, seperti penginapan atau rumah, segera lindungi diri dan orang-orang di sekitar. Tempat terbaik untuk berlindung adalah di bawah meja. Lindungi kepala dengan benda empuk seperti bantal, helm, atau papan. Jika tidak ada, gunakan kedua tangan dengan posisi tertelungkup. -
Di luar ruangan
Jika sedang berada di luar ruangan, segera menjauhi gedung dan tiang serta menuju area terbuka. Tetap tenang dan jangan melakukan tindakan apapun, karena biasanya akan terjadi gempa susulan setelah gempa pertama. -
Di kerumunan
Saat berada di tempat ramai, kepanikan sering terjadi. Untuk menghindari hal tersebut, perhatikan arahan petugas penyelamat dan segera menuju tangga darurat untuk mencapai area yang lebih aman. -
Di gunung atau dataran tinggi
Jika sedang berada di daerah pegunungan, segera bergerak menuju daerah lapang untuk berlindung. Hindari area dekat lereng karena risiko longsor sangat tinggi. -
Di laut
Gempa bawah laut dapat memicu gelombang tsunami. Jika gempa terjadi di laut, segera berpindah ke dataran yang lebih tinggi untuk menghindari ancaman tsunami. -
Di dalam kendaraan
Jika sedang berkendara saat gempa terjadi, peganglah kemudi dengan erat agar tidak terjatuh. Berhenti di tempat yang aman dan hindari jalur yang rawan longsoran atau banjir.
Peringatan dari BMKG
BMKG menegaskan bahwa informasi yang diberikan bersifat sementara dan masih dalam proses pemutakhiran. Masyarakat diimbau untuk tetap memantau perkembangan informasi melalui saluran resmi BMKG dan mengikuti instruksi dari pihak berwenang.





