Gempa M3,6 Guncang Pangandaran, Info BMKG

Gempa Di Kabupaten Pangandaran Jawa Barat Jabar Selasa 10 Januari 2023 Sore 2
Gempa Di Kabupaten Pangandaran Jawa Barat Jabar Selasa 10 Januari 2023 Sore 2

Gempa Bumi Magnitudo 3,6 Mengguncang Kabupaten Pangandaran

Pada hari Senin tanggal 2 Maret 2026, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat diguncang gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 3,6. Gempa terjadi pada pukul 15.50.52 WIB. Pusat gempa berada di koordinat 9.26 LS-108.55 BT, yang berjarak sekitar 173 km tenggara Kabupaten Pangandaran. Kedalaman gempa mencapai 5 km.

Gempa bumi ini dilaporkan oleh BMKG melalui akun X @infobmkg. Informasi tersebut menyebutkan bahwa data yang diberikan masih dalam proses pengolahan dan bisa berubah seiring kelengkapan data.

Langkah-Langkah yang Harus Dilakukan Saat Terjadi Gempa

Berdasarkan rekomendasi dari BMKG, berikut adalah langkah-langkah penting yang harus diambil saat menghadapi gempa bumi:

  • Tetap tenang

    Saat gempa terjadi, jangan panik dan tetap tenang. Tarik napas dalam-dalam, lalu perhatikan situasi sekitar untuk menentukan tempat aman.

  • Di dalam rumah

    Jika sedang berada di dalam bangunan, segera berlindung di bawah meja atau permukaan kokoh lainnya. Lindungi kepala dengan benda empuk seperti bantal, helm, atau menggunakan tangan dengan posisi tertelungkup.

  • Di luar ruangan

    Jika sedang berada di luar, segera menjauhi bangunan dan tiang listrik, lalu menuju area terbuka. Tetap tenang dan hindari melakukan tindakan apapun karena bisa saja terjadi gempa susulan.

  • Di kerumunan

    Saat berada di tempat ramai, ikuti arahan petugas penyelamat dan segera menuju tangga darurat untuk mencari tempat aman.

  • Di gunung atau dataran tinggi

    Jika sedang berada di daerah pegunungan, segera berpindah ke area lapang dan hindari daerah dekat lereng karena risiko longsor cukup tinggi.

  • Di laut

    Gempa bawah laut dapat memicu tsunami. Jika gempa terjadi di laut, segera bergerak ke dataran yang lebih tinggi.

  • Di dalam kendaraan

    Saat berkendara, pegang kemudi dengan kuat dan segera berhenti di tempat yang aman dan lapang.

Skala MMI: Tingkat Getaran Gempa Bumi

BMKG juga memberikan informasi tentang skala MMI (Modified Mercalli Intensity) yang digunakan untuk mengukur intensitas getaran gempa bumi. Berikut penjelasannya:

  • I MMI

    Getaran tidak terasa kecuali dalam keadaan luar biasa oleh beberapa orang.

  • II MMI

    Beberapa orang merasakan getaran, benda-benda ringan seperti lampu gantung bergoyang.

  • III MMI

    Getaran terasa nyata dalam rumah, seperti sensasi mobil berjalan.

  • IV MMI

    Dapat dirasakan oleh banyak orang di dalam dan luar rumah. Gerabah pecah, jendela dan pintu bergoyang.

  • V MMI

    Hampir semua orang merasakan getaran, orang-orang berlarian, gerabah pecah, barang-barang terpelanting.

  • VI MMI

    Semua orang merasakan getaran, kebanyakan orang terkejut dan lari keluar. Plester dinding jatuh, cerobong asap rusak.

  • VII MMI

    Semua orang di rumah keluar. Bangunan baik mengalami kerusakan ringan, sementara bangunan kurang baik mengalami retakan atau hancur.

  • VIII MMI

    Kerusakan ringan pada bangunan kuat, keretakan pada bangunan kurang baik, dinding terlepas, cerobong asap roboh.

  • IX MMI

    Bangunan kuat rusak, rangka rumah tidak lurus, banyak keretakan. Rumah bergeser dari pondasi awal.

  • X MMI

    Bangunan kayu kuat rusak, rangka rumah lepas dari pondasi, tanah terbelah, rel melengkung, tanah longsor.

  • XI MMI

    Hanya sedikit bangunan yang masih berdiri. Jembatan rusak, pipa dalam tanah tidak bisa digunakan.

  • XII MMI

    Hancur total, gelombang tampak di permukaan tanah, pemandangan berubah, benda-benda terlempar ke udara.


Pos terkait