Informasi Terkini Gempa Bumi di Wilayah Maluku Utara
Pada hari Senin, 2 Maret 2026, terjadi gempa bumi di wilayah Maluku Utara. Berdasarkan data yang diperoleh, gempa tersebut berkekuatan magnitudo 3,0 dan terjadi pada pukul 15:13 WIT. Pusat gempa berada di laut dengan kedalaman sekitar 5 kilometer. Koordinat pusat gempa adalah 2,61 lintang utara dan 128,37 bujur timur. Lokasi ini berada sejauh 63 km dari arah timur laut Daruba, Maluku Utara.
Gempa bumi tersebut diketahui telah direkam oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). BMKG adalah lembaga pemerintah non-kementerian yang bertugas dalam bidang meteorologi, klimatologi, dan geofisika. Dalam informasi yang diberikan, disebutkan bahwa:
“Gempa Mag:3.0, 02-Mar-2026 13:13:21WIB, Lok:2.61LU, 128.37BT (63 km TimurLaut DARUBA-MALUT), Kedlmn:163 Km.
Disclaimer: Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data.”
Meskipun gempa bumi tidak menimbulkan kerusakan besar, masyarakat tetap perlu waspada dan memahami cara bertindak saat terjadi gempa.
Tindakan Saat Terjadi Gempa Bumi
Berikut beberapa langkah yang harus diambil jika terjadi gempa bumi:
-
Jika Anda Berada di Dalam Bangunan
Lindungi kepala dan tubuh dari reruntuhan bangunan dengan bersembunyi di bawah meja atau tempat yang aman. Jika masih memungkinkan, segera keluar dari bangunan. -
Jika Berada di Luar Bangunan atau Area Terbuka
Hindari bangunan atau benda-benda yang berpotensi jatuh seperti tiang listrik, pohon, atau gedung. Perhatikan permukaan tanah untuk menghindari rekahan. -
Jika Anda Sedang Mengendarai Mobil
Keluar dari kendaraan dan menjauh dari mobil. Waspadai kemungkinan pergeseran tanah atau kebakaran. -
Jika Anda Tinggal atau Berada di Pantai
Segera menjauhi pantai untuk menghindari risiko tsunami. -
Jika Anda Tinggal di Daerah Pegunungan
Hindari daerah yang rentan longsoran akibat gempa.
Penjelasan Skala MMI
Skala Modified Mercalli Intensity (MMI) digunakan untuk menggambarkan intensitas gempa bumi berdasarkan dampaknya terhadap manusia dan bangunan. Berikut penjelasan skala MMI:
-
Skala MMI I-II
TIDAK DIRASAKAN (Not Felt) – Tidak dirasakan atau hanya dirasakan oleh beberapa orang, namun terekam oleh alat. -
Skala MMI III-V
Dirasakan oleh banyak orang, tetapi tidak menimbulkan kerusakan. Benda-benda ringan yang digantung bergoyang dan jendela kaca bergetar. -
Skala MMI VI
KERUSAKAN RINGAN (Slight Damage) – Bagian non struktur bangunan mengalami kerusakan ringan, seperti retak rambut pada dinding, genteng bergeser ke bawah, dan sebagian berjatuhan. -
Skala MMI VII-VIII
KERUSAKAN SEDANG (Moderate Damage) – Banyak retakan terjadi pada dinding bangunan sederhana, sebagian roboh, kaca pecah. Sebagian plester dinding lepas. Hampir sebagian besar genteng bergeser ke bawah atau jatuh. -
Skala MMI IX-XII
KERUSAKAN BERAT (Heavy Damage) – Sebagian besar dinding bangunan permanen roboh. Struktur bangunan mengalami kerusakan berat. Rel kereta api melengkung.





