Informasi Terkini Gempa Bumi di Nusa Tenggara Barat
Pada hari Selasa, 3 Maret 2026, terjadi gempa bumi yang tercatat oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) di wilayah Nusa Tenggara Barat. Gempa tersebut berpusat di laut, tepatnya di sekitar wilayah Sumbawa. Dengan kekuatan magnitudo 3,1, gempa terjadi pada pukul 06:42 WITA.
Gempa bumi ini memiliki kedalaman sekitar 7 kilometer, dengan titik koordinat 8,09 lintang selatan dan 117,39 bujur timur. Lokasi pusat gempa berada sejauh 44 km barat laut dari Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. BMKG merupakan lembaga pemerintah non-kementerian yang bertugas dalam bidang meteorologi, klimatologi, dan geofisika.
BMKG memberikan informasi bahwa data yang disampaikan bersifat sementara dan mungkin akan berubah seiring dengan kelengkapan data. Berikut adalah informasi lengkap yang diberikan:
“Gempa Mag:3.1, 03-Mar-2026 05:42:16WIB, Lok:8.09LS, 117.39BT (44 km BaratLaut SUMBAWA-NTB), Kedlmn:7 Km.”
Tindakan Saat Terjadi Gempa Bumi
Berikut beberapa langkah yang dapat diambil saat menghadapi gempa bumi:
-
Jika Anda Berada di Dalam Bangunan
Lindungi kepala dan tubuh Anda dari reruntuhan bangunan dengan bersembunyi di bawah meja atau tempat aman lainnya. Cari area yang paling aman dari goncangan. Jika masih memungkinkan, segera keluar dari bangunan. -
Jika Berada di Luar Bangunan atau Area Terbuka
Hindari bangunan-bangunan yang ada di sekitar Anda seperti gedung, tiang listrik, atau pohon. Perhatikan tanah di bawah kaki Anda untuk menghindari rekahan tanah. -
Jika Anda Sedang Mengendarai Mobil
Keluar dari kendaraan dan menjauh dari mobil. Hindari pergeseran atau kebakaran akibat gempa. Pastikan tempat berpijak aman dan hindari daerah yang rawan rekahan tanah. -
Jika Anda Tinggal atau Berada di Pantai
Jauhi pantai untuk menghindari risiko tsunami yang bisa terjadi setelah gempa. -
Jika Anda Tinggal di Daerah Pegunungan
Hindari daerah yang rentan longsoran gunung atau lereng curam. Pastikan tidak ada ancaman dari batu atau tanah yang bisa jatuh.
Penjelasan Lengkap Mengenai Skala MMI
BMKG juga memberikan penjelasan tentang skala intensitas gempa bumi menggunakan skala Modified Mercalli Intensity (MMI):
-
Skala MMI I-II
TIDAK DIRASAKAN (Not Felt): Tidak dirasakan atau hanya dirasakan oleh beberapa orang, tetapi terekam oleh alat. -
Skala MMI III-V
Dirasakan oleh banyak orang tetapi tidak menimbulkan kerusakan. Benda-benda ringan yang digantung bergoyang dan jendela kaca bergetar. -
Skala MMI VI
KERUSAKAN RINGAN (Slight Damage): Bagian non struktur bangunan mengalami kerusakan ringan seperti retak rambut pada dinding, genteng bergeser ke bawah, dan sebagian berjatuhan. -
Skala MMI VII-VIII
KERUSAKAN SEDANG (Moderate Damage): Banyak retakan terjadi pada dinding bangunan sederhana, sebagian roboh, kaca pecah. Sebagian plester dinding lepas. Hampir sebagian besar genteng bergeser ke bawah atau jatuh. Struktur bangunan mengalami kerusakan ringan sampai sedang. -
Skala MMI IX-XII
KERUSAKAN BERAT (Heavy Damage): Sebagian besar dinding bangunan permanen roboh. Struktur bangunan mengalami kerusakan berat. Rel kereta api melengkung.





