Informasi Gempa Bumi Terkini di Wilayah Bengkulu
Pada hari Minggu, 1 Maret 2026, terjadi gempa bumi yang berpusat di laut wilayah Kaur, Bengkulu. Gempa tersebut tercatat dengan kekuatan magnitudo 3,0 dan terjadi pada pukul 19:14 WIB. Pusat gempa berada di titik koordinat 5.18 lintang selatan dan 103.41 bujur timur, dengan kedalaman sekitar 16 kilometer.
Lokasi pusat gempa berada sejauh 43 kilometer ke arah tenggara Kaur, Bengkulu. Informasi ini diperoleh dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), yang merupakan lembaga pemerintah non-kementerian (LPNK) Indonesia yang bertugas melaksanakan tugas pemerintahan di bidang meteorologi, klimatologi, dan geofisika.
BMKG memberikan peringatan bahwa informasi yang disampaikan bersifat sementara dan masih dalam proses pengolahan data. Oleh karena itu, hasilnya bisa berubah seiring kelengkapan data lebih lanjut. Berikut adalah rincian informasi resmi dari BMKG:
“Gempa Mag:3.0, 01-Mar-2026 19:14:23WIB, Lok:5.18LS, 103.41BT (43 km Tenggara KAUR-BENGKULU), Kedlmn:16 Km.
Disclaimer: Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data.”
Tindakan Saat Terjadi Gempa Bumi
Berdasarkan rekomendasi dari BMKG, berikut adalah langkah-langkah yang harus diambil saat terjadi gempa bumi:
-
Jika Anda Berada di Dalam Bangunan
Lindungi kepala dan badan Anda dari reruntuhan bangunan dengan bersembunyi di bawah meja atau tempat aman lainnya. Jika memungkinkan, segera keluar dari bangunan setelah gempa berhenti. -
Jika Berada di Luar Bangunan atau Area Terbuka
Hindari bangunan-bangunan yang ada di sekitar Anda seperti gedung, tiang listrik, atau pohon. Perhatikan permukaan tanah untuk menghindari rekahan tanah. -
Jika Anda Sedang Mengendarai Mobil
Keluar dari mobil dan menjauh dari kendaraan jika terjadi pergeseran atau kebakaran. Pastikan Anda berdiri di tempat yang aman dan tidak rawan tanah retak. -
Jika Anda Tinggal atau Berada di Pantai
Segera jauhi pantai untuk mencegah kemungkinan terjadinya tsunami. -
Jika Anda Tinggal di Daerah Pegunungan
Hindari daerah yang rentan longsoran batu atau tanah jika terjadi gempa bumi.
Penjelasan Skala MMI
BMKG juga memberikan penjelasan tentang skala intensitas gempa bumi menggunakan skala Modified Mercalli Intensity (MMI). Berikut adalah penjelasannya:
-
Skala MMI I-II
TIDAK DIRASAKAN (Not Felt) – Tidak dirasakan oleh banyak orang, hanya terdeteksi oleh alat. -
Skala MMI III-V
Dirasakan oleh banyak orang tetapi tidak menimbulkan kerusakan. Benda-benda ringan yang digantung bergoyang dan jendela kaca bergetar. -
Skala MMI VI
KERUSAKAN RINGAN (Slight Damage) – Bagian non struktur bangunan mengalami kerusakan ringan seperti retak rambut pada dinding, genteng bergeser ke bawah, dan sebagian berjatuhan. -
Skala MMI VII-VIII
KERUSAKAN SEDANG (Moderate Damage) – Banyak retakan terjadi pada dinding bangunan sederhana, sebagian roboh, kaca pecah. Sebagian plester dinding lepas. Hampir sebagian besar genteng bergeser ke bawah atau jatuh. Struktur bangunan mengalami kerusakan ringan sampai sedang. -
Skala MMI IX-XII
KERUSAKAN BERAT (Heavy Damage) – Sebagian besar dinding bangunan permanen roboh. Struktur bangunan mengalami kerusakan berat. Rel kereta api melengkung.





