Gerakan Peduli Sriwijaya FC Kumpulkan Dana Rp 28,3 Juta untuk Bantu Operasional Tim
Gerakan Peduli Sriwijaya FC berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp 28.379.434 selama bulan Februari 2026. Dana tersebut diserahkan oleh koordinator gerakan, Wulandari, pada tanggal 28 Februari 2026 sebagai bantuan untuk biaya operasional tim di tengah krisis finansial yang sedang dihadapi.
Dana ini dikumpulkan melalui inisiatif suporter yang ingin membantu Sriwijaya FC menyelesaikan kompetisi Pegadaian Championship 2025/26. Gerakan ini murni dilakukan oleh para penggemar klub kebanggaan Sumatera Selatan agar tim bisa tetap berjuang dalam kompetisi tanpa terganggu oleh masalah keuangan.
Periode Pengumpulan Dana dan Penyerahan Dana
Periode pengumpulan donasi berlangsung dari tanggal 1 hingga 28 Februari 2026. Total dana yang terkumpul mencapai nominal Rp 28.379.434. Penyerahan dana dilakukan secara penuh pada tanggal 28 Februari 2026, tepat sebelum pertandingan Derby Sumsel melawan Sumsel United di Stadion Jakabaring.
Penyerahan dana dilakukan di Hotel OPI Indah Jakabaring. Acara ini juga diiringi dengan buka bersama antara tim gerakan peduli Sriwijaya FC, pemain, serta official tim. Hadir dalam acara tersebut adalah Sekretaris PT SOM Faisal Mursyid SH, Head Coach Iwan Setiawan, perwakilan pemain Zac Tyson, dan Asisten Direktur Public Relation & Media Officer PT SOM Muhammad Moeslim.
Wulanwr, yang masih berstatus mahasiswa di FE Manajemen Universitas Tridinanti Palembang, menjelaskan bahwa dana yang terkumpul akan digunakan untuk membiayai operasional tim. “Kami para suporter dan masyarakat berharap uang tersebut bermanfaat dan digunakan sebaik-baiknya untuk Sriwijaya FC,” ujarnya.
Alasan Menggalang Donasi
Gabungan Aliansi Fanbase Sriwijaya FC menggalang donasi peduli Sriwijaya FC guna membantu membiayai operasional di putaran ketiga kompetisi Pegadaian Championship 2025/26. Wulanwr, salah satu suporter militan perempuan, menyampaikan alasan di balik penggalangan dana ini. Ia mengungkapkan bahwa tindakan ini dilakukan karena kecintaan terhadap klub yang pernah menorehkan banyak prestasi di tanah air.
“Kami ingin menyelamatkan Sriwijaya FC agar bisa menyelesaikan kompetisi. Melihat krisis finansial di klub, kami tidak ingin melihat tim kebanggaan kami berjuang sendirian,” kata Wulanwr.
Ia menegaskan bahwa penggalangan donasi ini bukan tentang jumlah nominal, tetapi lebih pada rasa cinta dan kepedulian terhadap Sriwijaya FC. Sebagai fans sejati, ia merasa miris melihat kabar di media sosial tentang Sriwijaya FC menggunakan bus antar pulau untuk mengirit biaya operasional akibat krisis finansial.
Penggunaan Dana Donasi
Rencananya, uang donasi akan digunakan untuk kebutuhan tim Sriwijaya FC seperti operasional tim untuk melanjutkan putaran ketiga. Dana ini akan digunakan untuk biaya jalan home/away, pesawat/bensin bus, makan, hotel, biaya latihan untuk sewa lapangan, serta biaya kebutuhan lainnya untuk para pemain dan pejuang yang masih bertahan untuk Sriwijaya FC.
“Meskipun donasi ini tidak bisa membantu banyak, setidaknya bisa meringankan beban mereka,” kata Wulanwr. Ia menambahkan bahwa pemain sudah berjuang dan bertahan di masa sulit ini, dan saatnya para pecinta Sriwijaya Fans bersatu untuk membantu meringankan beban mereka.





