Gerhana Bulan Total pada 3 Maret 2026 dan Tata Cara Shalat Khusuf
Gerhana Bulan Total akan terjadi pada tanggal 3 Maret 2026. Informasi ini berasal dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Peristiwa langka ini akan menjadi momen yang menarik bagi para penggemar astronomi dan masyarakat umum.
Dalam konteks keagamaan, khususnya dalam Islam, gerhana tidak dianggap sebagai tanda musibah. Sebaliknya, gerhana dianggap sebagai tanda kebesaran Allah yang seharusnya memperdalam rasa takut dan tunduk kepada-Nya. Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan untuk melakukan shalat Gerhana Bulan atau shalat Khusuf saat peristiwa tersebut terjadi.
Shalat Khusuf adalah ibadah sunnah yang dilakukan secara berjamaah. Hal ini disampaikan oleh ustadz Alhafiz Kurniawan dalam artikelnya mengenai tata cara shalat Gerhana Bulan. Shalat ini dikerjakan sejak gerhana mulai terlihat hingga berakhir. Jika gerhana telah selesai, maka shalat Khusuf tidak lagi dianjurkan untuk dilakukan.
Perlu diketahui bahwa shalat Khusuf memiliki perbedaan dengan shalat sunnah biasa. Perbedaannya terletak pada bacaan surat Al-Fatihah dan ruku’ yang dilakukan dua kali dalam setiap rakaat. Setelah ruku’ pertama, seseorang kembali berdiri untuk membaca surat Al-Fatihah dan ayat-ayat Al-Qur’an. Selanjutnya, melakukan ruku’ kembali dan dilanjutkan dengan i’tidal.
Shalat Khusuf bisa dilakukan secara berjamaah dengan mengeraskan suara bacaan. Meski dianjurkan dilakukan secara berjamaah, shalat ini tetap dapat dilakukan secara sendirian (munfarid).
Niat dan Tahapan Shalat Khusuf
Tata cara melaksanakan shalat Khusuf dimulai dengan niat di dalam hati bersamaan dengan melakukan takbiratul ihram. Berikut niatnya:
أُصَلِّي سُنَّةَ الخُسُوفِ رَكْعَتَيْنِ إِمَامًا/مَأمُومًا لِلّٰهِ تَعَالَى
Latin: Ushallî sunnatal khusûfi rak‘ataini imâman/makmûman lillâhi ta‘âlâ
Artinya: “Saya shalat sunah gerhana bulan dua rakaat sebagai imam/makmum karena Allah SWT.”
Setelah itu, membaca taawudz dan surat Al-Fatihah, kemudian membaca surah Al-Baqarah atau surah pendek. Selanjutnya, melakukan ruku’ sambil membaca tasbih selama durasi yang cukup lama, yaitu sekitar waktu membaca 100 ayat dalam Al-Qur’an.
Setelah itu, melakukan i’tidal namun bukan membaca doa i’tidal, melainkan membaca surah Al-Fatihah kembali dan ayat-ayat Al-Qur’an. Kemudian melakukan ruku’ lagi (lebih pendek dari ruku’ pertama) dan i’tidal.
Setelah itu, dilanjutkan dengan melakukan sujud, duduk di antara dua sujud, dan melakukan sujud kedua. Untuk rakaat kedua, caranya sama seperti rakaat pertama, yaitu dua kali ruku’ dan dua kali berdiri membaca Al-Fatihah dan surah.
Setelah menyelesaikan rakaat kedua, shalat diakhiri dengan tasyahud dan salam.
Dianjurkan untuk Memperbanyak Ibadah Setelah Shalat Khusuf
Setelah selesai melaksanakan shalat Khusuf, dianjurkan untuk memperbanyak berdzikir, berdoa, dan membaca istighfar. Hal ini bertujuan untuk memperkuat hubungan dengan Allah dan menjaga kesadaran spiritual.





