Gerhana Bulan Total Besok, UIN Lhokseumawe Gelar Pengamatan Terbuka

Img 20221108 Wa0034 1
Img 20221108 Wa0034 1

Pengamatan Gerhana Bulan Total di UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe

Program Studi Ilmu Falak, Fakultas Syariah, Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe akan menggelar kegiatan pengamatan Gerhana Bulan Total pada Selasa, 3 Maret 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk menggabungkan edukasi astronomi dengan rangkaian ibadah, serta terbuka bagi masyarakat umum.

Pengamatan akan berlangsung di Lantai 3 Gedung Laboratorium Center Kampus UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe. Ketua Prodi Ilmu Falak, Hasna Tuddar Putri, M.S.I, menjelaskan bahwa acara akan dimulai pada pukul 18.00 WIB. Agenda utama adalah penyampaian materi edukatif tentang fenomena gerhana bulan. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan buka puasa bersama, shalat Magrib berjemaah, dan ditutup dengan ibadah shalat gerhana.

Untuk memastikan kelancaran observasi, pihak penyelenggara telah menyediakan empat unit teleskop. Fasilitas ini disiapkan oleh Prodi Ilmu Falak agar peserta dapat mengamati proses terjadinya gerhana bulan total secara lebih jelas dan detail. Acara ini juga terbuka untuk umum, sehingga masyarakat luas diperbolehkan hadir dan ikut serta dalam pengamatan fenomena alam tersebut.

Persiapan dan Imbauan bagi Peserta

Karena acara ini terbuka untuk masyarakat luas, panitia memberikan beberapa imbauan khusus. Para pengunjung diharapkan membawa perlengkapan ibadah masing-masing serta menu berbuka puasa secara mandiri. Hal ini ditekankan karena ketersediaan porsi menu berbuka yang disediakan oleh panitia sangat terbatas.

Jika cuaca cerah, gerhana bulan total akan terlihat di langit Kota Lhokseumawe mulai pukul 18.41 WIB. Saat bulan terbit di ufuk timur, ia sudah dalam fase gerhana total, sehingga warna bulan terlihat hitam kemerahan.

Rincian Gerhana Tahun 2026

Berdasarkan hasil kajian ilmu falak, selama tahun 2026, secara global akan terjadi empat kali gerhana, yaitu dua kali gerhana matahari dan dua kali gerhana bulan. Berikut rinciannya:

  • Gerhana Matahari Cincin, 17 Februari 2026 M, 29 Syakban 1447 H (sudah berlangsung).
  • Gerhana Bulan Total, 03 Maret 2026 M, 14 Ramadhan 1447 H.
  • Gerhana Matahari Total, 13 Agustus 2026 M, 29 Safar 1448 H.
  • Gerhana Bulan Parsial, 28 Agustus 2026 M, 15 Rabiul Awal 1448 H.

Gerhana yang akan terjadi besok adalah gerhana bulan total. Fenomena ini akan berlangsung sekitar tiga jam 28 menit, mulai dari pukul 16.50 WIB hingga 20.18 WIB. Gerhana ini merupakan satu-satunya gerhana yang bisa diamati di langit Aceh sepanjang tahun 2026.

Secara global, gerhana bulan total ini dapat dilihat dari daratan Australia, Asia bagian timur, dan daratan Amerika. Secara rinci, gerhana bulan ini mulai terjadi pada Selasa, 3 Maret 2026, pukul 16.50 WIB, ditandai dengan bersentuhannya bayangan hitam dengan piringan bawah bulan. Puncak gerhana terjadi pada pukul 18.34 WIB, saat seluruh permukaan bulan terlihat hitam kemerahan. Akhir gerhana terjadi pada pukul 20.18 WIB, ketika bayangan hitam terlepas dari piringan atas bulan.

Masyarakat dapat mempersiapkan diri untuk melaksanakan shalat gerhana pada saat terjadinya gerhana tersebut. Waktu terbaik bagi masyarakat Aceh untuk melaksanakan shalat gerhana bulan kali ini adalah setelah melaksanakan shalat Magrib sampai masuk waktu salat Isya.

Pos terkait