GoFood dorong UMKM kuliner Bandung berkembang, daftar cepat hanya 5 menit!

64b13efeaed1a
64b13efeaed1a

Inovasi GoFood untuk UMKM Kuliner di Bandung

GoFood, layanan pesan antar makanan dari Gojek, kini hadir dengan inovasi terbaru yang memudahkan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) kuliner dalam bergabung ke platform digital. Inisiatif ini diluncurkan melalui program Maju Bersama GoFood, yang khusus menyasar pelaku usaha di Bandung.

Inovasi ini menjadi bagian dari komitmen Gojek untuk mempercepat transformasi digital UMKM kuliner di berbagai daerah. Sebelumnya, program ini telah digelar di Jakarta dan Makassar pada akhir 2025. Kini, Bandung dipilih sebagai kota berikutnya karena potensi besar sektor kuliner di Jawa Barat.

Kolaborasi lintas sektor pun dilakukan. GoFood bekerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia serta Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Daerah Jawa Barat untuk menjangkau ratusan pelaku UMKM kuliner agar bisa mulai berjualan online dengan proses yang jauh lebih sederhana.

Langkah ini dinilai penting mengingat masih rendahnya tingkat adopsi teknologi di sektor kuliner. Data Badan Pusat Statistik menunjukkan bahwa dari total 4,85 juta usaha penyediaan makanan dan minuman di Indonesia, hanya sekitar 33,13 persen yang memanfaatkan internet untuk promosi, penjualan online, dan transaksi digital. Artinya, masih banyak peluang bagi UMKM untuk naik kelas melalui digitalisasi.

VP of Sales Gojek, Dani Oktobianto, menjelaskan bahwa inovasi “Daftar GoFood Hanya Perlu 5 Menit” dirancang untuk menghapus hambatan awal yang sering membuat pelaku usaha ragu masuk ke platform digital.

“Sesuai dengan misi kami untuk mempermudah kehidupan masyarakat, inovasi ini kami hadirkan sebagai solusi praktis bagi pelaku UMKM kuliner di daerah, khususnya di Bandung dan Jawa Barat, agar proses digitalisasi usaha mereka menjadi lebih cepat dan mudah,” ujarnya.

Menurut Dani, pelaku usaha cukup mengunduh aplikasi GoFood Merchant, mengisi data KTP dan nomor rekening, lalu sudah bisa langsung mulai berjualan secara online. Tidak hanya itu, GoFood juga menyediakan fitur scan menu yang memungkinkan mitra usaha cukup memotret daftar menu, kemudian sistem akan secara otomatis mengunggah menu tersebut ke halaman usaha mereka.

“Dengan begitu, mitra bisa lebih fokus mengembangkan kualitas produk dan layanan,” tambahnya.

Setelah resmi bergabung sebagai mitra, UMKM kuliner mendapatkan berbagai dukungan berbasis teknologi. Mulai dari pengaturan promo, fitur analitik sederhana untuk memantau performa penjualan, hingga peningkatan visibilitas usaha di aplikasi. Dukungan ini diharapkan mampu membantu pelaku usaha memahami perilaku konsumen dan menyusun strategi penjualan yang lebih efektif.

Dukungan terhadap program ini juga datang dari pemerintah pusat. Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kementerian Ketenagakerjaan RI, Darmawansyah, menilai Maju Bersama GoFood sejalan dengan upaya peningkatan kompetensi dan produktivitas UMKM.

“Program ini menunjukkan kolaborasi lintas sektor yang efektif, di mana sektor swasta berperan sebagai enabler melalui akses pelatihan dan teknologi yang mudah dijangkau. Dengan pendaftaran yang cepat dan materi yang relevan, inisiatif ini mempercepat upskilling pelaku usaha kuliner,” jelasnya.

Hal senada disampaikan Sekretaris Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Daerah Jawa Barat, Tatang Suryana. Ia menilai digitalisasi menjadi kunci agar UMKM kuliner daerah mampu bertahan dan berkembang di tengah persaingan.

“Kami menyambut baik inisiatif Maju Bersama GoFood karena sejalan dengan upaya mendorong UMKM naik kelas melalui pemanfaatan teknologi. Digitalisasi membuka peluang pasar yang lebih luas sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi daerah,” ujarnya.

Acara Maju Bersama GoFood di Bandung diikuti ratusan pelaku UMKM kuliner dan menghadirkan berbagai sesi inspiratif. Mulai dari berbagi pengalaman mitra sukses GoFood, hingga Zona Belajar seperti Zona Pendaftaran GoFood, Zona Komunitas Partner GoFood (KOMPAG), dan Zona Edukasi. Forum ini menjadi ruang kolaborasi sekaligus ajang memperluas jejaring antar-pelaku usaha kuliner di Jawa Barat.

Dengan ekosistem digital yang terus diperkuat, GoFood optimistis UMKM kuliner daerah dapat tumbuh lebih inklusif dan berkelanjutan. “Kami percaya potensi UMKM kuliner di Jawa Barat sangat besar. Melalui Maju Bersama GoFood, kami ingin terus memperkuat peran GoFood sebagai mitra pertumbuhan UMKM,” tutup Dani.

Pos terkait