Hasil Imbang Tanpa Gol dalam Laga PSIS Semarang vs Persiba Balikpapan
Laga antara PSIS Semarang dan Persiba Balikpapan di Stadion Batakan, Minggu (1/3/2026) malam berakhir dengan skor 0-0. Meskipun kedua tim berusaha keras untuk meraih kemenangan, akhirnya hanya mampu memetik satu poin dari pertandingan ini.
PSIS Semarang yang datang dengan ambisi besar untuk menang harus puas dengan hasil imbang. Bahkan, Presiden klub sempat memberikan janji bonus besar jika tim berhasil mengalahkan Persiba. Namun, nasib buruk menghampiri mereka dalam laga ini.
Pertandingan ini menjadi bagian dari pekan ke-21 Championship 2025/2026. Hasil imbang ini membuat posisi PSIS Semarang tetap di peringkat sembilan dengan 16 poin, sementara Persiba Balikpapan berada di posisi delapan dengan selisih satu angka saja.
Drama VAR dan Aksi Heroik Mario Londok
Permainan dimulai dengan tensi tinggi sejak peluit pertama dibunyikan. PSIS Semarang mencoba menguasai pertandingan melalui serangan-serangan cepat yang dilakukan oleh Denilson Rodrigues dan Rafinha. Namun, penjaga gawang Persiba, Pancar Nur, tampil sangat baik dan mementahkan beberapa peluang emas.
Di babak kedua, situasi semakin menegangkan. Pada menit ke-65, Lorensius Sabda berhasil menyambar bola liar di dalam kotak penalti setelah kiper PSIS, Mario Londok, gagal menangkap bola. Gol tersebut sempat membuat para pendukung tuan rumah bersorak, namun kegembiraan itu berubah menjadi protes ketika wasit memutuskan untuk menganulir gol tersebut setelah tinjauan VAR selama tujuh menit.
Momen ini menjadi momen yang sangat emosional bagi Lorensius Sabda. Ia terlihat tertunduk dan memanjatkan doa di tengah lapangan menunggu keputusan wasit.
PSIS Menghadapi Kekurangan Pemain
Petaka menghampiri PSIS Semarang pada menit ke-86. Bek kanan Ibrahim Sanjaya mendapatkan kartu kuning kedua setelah melanggar pemain Persiba, Abdurrahman. Akibatnya, PSIS harus bermain dengan 10 pemain hingga akhir pertandingan.
Dengan jumlah pemain yang lebih sedikit, lini pertahanan PSIS dipaksa bekerja ekstra keras. Namun, performa disiplin dari barisan belakang serta ketangguhan Mario Londok di bawah mistar gawang berhasil menjaga keseimbangan hingga peluit panjang dibunyikan.
Kemandulan Lini Depan
Kemandulan lini depan kedua tim menjadi salah satu faktor utama dalam hasil imbang ini. Tidak ada gol yang tercipta meskipun banyak peluang yang tercipta. Hal ini memperpanjang catatan negatif kedua tim dalam upaya menjauhi ancaman degradasi.
Fokus kini beralih pada laga-laga sisa yang akan menentukan nasib PSIS Semarang dan Persiba Balikpapan di kompetisi kasta kedua Indonesia. Kedua tim masih memiliki kesempatan untuk meningkatkan posisi mereka di klasemen.





