Babak Pertama yang Penuh Drama
Laga antara Persebaya Surabaya dan Persib Bandung di pekan ke-24 Super League 2025/2026 berlangsung dengan intensitas tinggi sejak menit awal. Pertandingan yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Senin (2/3), langsung menyajikan drama yang memukau para penonton.
Persebaya Surabaya tampil agresif sejak awal laga. Di menit awal, Riyan Ardiansyah memberi ancaman melalui sepakannya yang tepat sasaran, namun masih bisa diblok oleh lini pertahanan Persib Bandung. Tim tamu merespons dengan cepat dengan mencoba membangun serangan dari berbagai sisi. Pada menit ketujuh, Kakang Rudianto melepaskan tembakan, tetapi bola berhasil diblok oleh bek Persebaya Surabaya.
Tekanan Persib Bandung terus meningkat memasuki menit ke-22. Saddil Ramdani mencatatkan shot on target setelah memanfaatkan peluang yang dibangun oleh Rosembergne da Silva. Kerja sama antara Rosembergne da Silva dan Luciano Guaycochea juga sempat merepotkan tuan rumah. Pada menit ke-29, Guaycochea melepaskan tembakan tepat sasaran usai menerima peluang matang dari rekannya.
Persebaya Surabaya tidak tinggal diam menghadapi gempuran tersebut. Riyan Ardiansyah kembali mencoba peruntungannya di menit ke-26, tetapi sepakannya kembali diblok pemain bertahan Persib. Memasuki menit ke-35, Francisco Israel Rivera Davalos mendapatkan peluang emas setelah menerima kreasi dari Sadida Nugraha Putra. Namun, sepakan Rivera masih melenceng dari target dan belum mampu mengubah papan skor.
Atmosfer stadion semakin panas ketika laga memasuki menit-menit akhir babak pertama. Intensitas duel meningkat dan kedua tim bermain lebih berani dalam melakukan pressing. Puncak drama terjadi pada menit ke-43 saat wasit menunjuk titik putih untuk Persebaya Surabaya. Bruno Moreira Soares yang maju sebagai algojo menjalankan tugasnya dengan tenang dan sukses menaklukkan Teja Paku Alam.
Gol tersebut langsung disambut gemuruh ribuan suporter di stadion. Persebaya Surabaya unggul 1-0 atas Persib Bandung menjelang turun minum. Tak lama setelah gol penalti itu, tensi pertandingan semakin memanas. Pada menit 45+1, Uilliam Barros Pereira menerima kartu kuning akibat pelanggaran keras di lini tengah.
Persib Bandung sebenarnya sempat menyamakan kedudukan di menit 45+4 melalui Kakang Rudianto. Gol itu lahir setelah Luciano Guaycochea melepaskan tembakan yang mengarah ke gawang dan bola liar dimanfaatkan dengan baik. Ramon de Andrade Souza tercatat memberikan assist dalam proses gol tersebut. Namun, selebrasi pemain Persib harus terhenti setelah wasit melakukan pengecekan situasi sebelumnya.
Gol Persib Bandung dianulir karena handball Ramon de Andrade Souza dalam proses terjadinya gol. Keputusan itu membuat skor tetap 1-0 untuk keunggulan Persebaya Surabaya hingga babak pertama usai.
Susunan Pemain Awal
Persebaya Surabaya:
– Ernando Ari Sutaryadi
– Jefferson Junio Antonio Da Silva
– Risto Mitrevski
– Leonardo Silva Lelis
– Arief Catur Pamungkas
– Sadida Nugraha Putra
– Milos Raickovic
– Bruno Moreira Soares
– Francisco Israel Rivera Davalos
– Paulo Domingos Gali Da Costa Freitas
– Riyan Ardiansyah
Pelatih: Bernardo Tavares
Persib Bandung:
– Teja Paku Alam
– Eliano Johannes Reijnders
– Federico Barba
– Patricio Martin Matricardi
– Kakang Rudianto
– Frans Dhia Jirjis Putros
– Luciano Guaycochea
– Saddil Ramdani
– Rosembergne Da Silva
– Uilliam Barros Pereira
– Ramon De Andrade Souza
Pelatih: Bojan Hodak
Babak pertama duel klasik ini benar-benar menghadirkan ketegangan tinggi. Gol Persib Bandung yang dianulir serta penalti Bruno Moreira menjadi momen krusial yang mengubah jalannya pertandingan. Persebaya Surabaya menutup paruh pertama dengan keunggulan tipis namun sangat berarti. Persib Bandung dipastikan akan tampil lebih menekan di babak kedua demi membalas ketertinggalan.
Laga ini bukan sekadar perebutan tiga poin, melainkan juga adu gengsi dua tim besar. Publik sepak bola nasional menanti apakah keunggulan Persebaya Surabaya mampu dipertahankan hingga peluit panjang berbunyi.
Babak pertama usai, Persebaya Surabaya 1-0 Persib Bandung. Semua mata kini tertuju pada 45 menit penentuan yang dipastikan tak kalah panas.





