Peresmian Jalan Preservasi di Blora, Meningkatkan Konektivitas dan Ekonomi
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, secara resmi meresmikan dua proyek preservasi jalan di Kabupaten Blora. Proyek tersebut meliputi preservasi jalan Singget batas Grobogan-Doplang-Cepu dan preservasi jalan Todanan-Ngawen. Peresmian dilakukan di Balai Desa Sogo, Kedungtuban, Blora, pada Senin (2/3/2026). Acara ini ditandai dengan pemencetan tombol dan penandatanganan prasasti oleh Gubernur Ahmad Luthfi.
Preservasi jalan yang diresmikan kali ini dihadiri oleh berbagai pihak penting, seperti Bupati Blora Arief Rohman, Wakil Bupati Blora Sri Setyorini, Forkopimda Blora, serta Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Tengah. Hal ini menunjukkan komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas infrastruktur jalan di wilayah tersebut.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Tengah, Henggar Budi Hanggoro, menjelaskan bahwa preservasi jalan Singget batas Grobogan-Doplang-Cepu mencakup ruas sepanjang 2,616 km. Sementara itu, preservasi jalan Todanan-Ngawen memiliki panjang 3,209 km.
Menurutnya, jalan-jalan ini tidak hanya berfungsi sebagai penghubung antar daerah, tetapi juga menjadi akses utama bagi masyarakat. Ia menjelaskan, “Jalan Singget berbatasan dengan Grobogan sedangkan Todanan-Ngawen merupakan jalan ke arah Pati. Dengan perbaikan ini, akses antar wilayah akan lebih lancar.”
Gubernur Ahmad Luthfi menyampaikan bahwa jalan merupakan akses utama bagi masyarakat. Ia menekankan bahwa keselamatan pengguna jalan harus menjadi prioritas. “Yang menjadi prioritas jalan provinsi adalah jalan yang dapat menghubungkan lintas kabupaten,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa perbaikan jalan akan mempermudah distribusi barang, jasa, dan orang. “Sehingga konektivitas antar kabupaten dapat berjalan lebih baik,” katanya. Contoh nyata dari proyek ini adalah pembangunan jalan provinsi di ruas Ngawen-Japah-Todanan. Dengan adanya jalan yang baik, keselamatan warga dan kelancaran lalu lintas bisa tercapai.
Di sisi lain, jalan Singget-Cepu juga memiliki dampak positif terhadap perekonomian. “Secara tidak langsung, jalan ini akan menumbuhkan ekonomi baru di sekitar wilayah,” ujar Gubernur.
Ahmad Luthfi juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah Kabupaten Blora, khususnya Bupati Blora. Menurutnya, kondisi jalan kabupaten secara umum sudah mulus. “Ini merupakan bukti kolaborasi antara kabupaten dan provinsi. Masyarakat pengguna jalan dan distribusi barang bisa menikmati akses yang lancar dan aman,” tambahnya.
Sementara itu, Bupati Blora Arief Rohman menyampaikan terima kasih atas peresmian preservasi jalan Singget batas Grobogan-Doplang-Cepu dan Todanan-Ngawen. Ia berharap dengan akses jalan yang baik, perekonomian masyarakat akan meningkat. “Semoga dengan jalan yang bagus ini bisa meningkatkan perekonomian warga dan membangun konektivitas antar wilayah,” harapnya.





