Gubernur Maluku Utara Sherly Laos Luncurkan Gerakan Pangan Murah dan Gebyar Pasar Murah

Pangan Murah Sherly Laos 4
Pangan Murah Sherly Laos 4

Pemprov Maluku Utara Berupaya Jaga Stabilitas Harga Pangan Jelang Idul Fitri 1447 H

Pemerintah Provinsi Maluku Utara melakukan berbagai langkah strategis untuk menjaga stabilitas harga pangan menjelang perayaan Idul Fitri 1447 H. Salah satu inisiatif yang dilakukan adalah dengan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) dan Gebyar Pasar Murah, yang diinisiasi oleh Dinas Pangan dan Dinas Perindustrian serta Perdagangan (Disperindag). Kegiatan ini digelar di Kampong Ramadhan, Taman Sultan Tidore, pada Senin (2/3/2026), dan secara resmi dibuka oleh Gubernur Maluku Utara Sherly Laos.

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengendalikan laju inflasi daerah dan memastikan keterjangkauan daya beli masyarakat di tengah tren kenaikan harga kebutuhan pokok. Dalam sambutannya, Sherly Laos menekankan bahwa program ini merupakan wujud nyata kehadiran negara bagi masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa.

“Melalui paket subsidi ini, masyarakat cukup membayar Rp 50.000 untuk paket berisi beras premium 5 kg, minyak goreng 2 liter dan gula pasir 2 kg,” ujar Sherly Laos. “Jika di pasar umum, harga paket ini mencapai Rp 170.000 hingga Rp 180.000. Ada penghematan besar untuk membantu kebutuhan rumah tangga,” tambahnya.

Untuk tahap pertama, pemerintah menyediakan total 9 ton paket sembako atau sekitar 1.000 kupon belanja dari Dinas Pangan, dan 300 paket dari Dinas Perindag yang disediakan untuk warga Sofifi serta 700 paket untuk warga Pulau Tidore. Paket-paket ini ditujukan khusus kepada warga kategori ekonomi rendah (Desil 1-5).

Selain paket subsidi, Bulog juga menyiagakan stok Beras SPHP seharga Rp12.000 perkilogram dan Minyak Kita seharga Rp15.700 perliter bagi masyarakat umum. Hal ini bertujuan untuk memberikan akses lebih luas terhadap kebutuhan pokok masyarakat.

Tiga Kebijakan Strategis yang Diambil

Tidak hanya sekadar seremonial, acara ini menjadi ajang dialog langsung antara pimpinan daerah dengan warga. Merespons aspirasi masyarakat, Sherly Laos menetapkan tiga kebijakan strategis di lokasi:

  • Aktivasi BPJS Gratis

    Memerintahkan Dinas Sosial segera mengaktifkan BPJS bagi warga kurang mampu guna mempertahankan status Maluku Utara sebagai provinsi Universal Health Coverage (UHC).

  • Modal UMKM

    Membuka akses pinjaman modal hingga Rp3 juta melalui PNM Mekaar bagi ibu-ibu pelaku usaha mikro, seperti pembuat takjil dan kue lebaran.

  • Perbaikan Infrastruktur

    Mengonfirmasi bahwa perbaikan jalan di area Pasar Galala Tikep akan mulai dikerjakan pada Juli 2026.

Sherly Laos menutup sambutannya dengan menyampaikan harapan bahwa kebijakan-kebijakan ini dapat membantu menekan laju inflasi daerah. “Kami berharap masyarakat bisa beribadah dengan tenang tanpa terbebani kenaikan harga pangan yang tinggi,” ujarnya.

Acara diakhiri dengan penyerahan paket secara simbolis dan peninjauan langsung lapak pedagang di Kampung Ramadan oleh Gubernur Maluku Utara yang didampingi oleh Wakil Gubernur Maluku Utara, Sekretaris Provinsi Maluku Utara, Ketua TP PKK Maluku Utara, Perwakilan Bapanas, Kabulog Ternate dan jajaran Pimpinan OPD Maluku Utara.

Pos terkait