Gubernur Mirza Doakan Jemaah Umrah Lampung yang Tertahan di Makkah

Gus Miftah Dan Habiburokhma 2
Gus Miftah Dan Habiburokhma 2

Gubernur Lampung Doakan Jemaah Umrah yang Masih Berada di Arab Saudi

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menyampaikan doa khusus bagi ratusan jemaah umrah asal provinsi ini yang masih berada di Tanah Suci. Doa tersebut disampaikannya dalam menghadapi meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah. Gubernur berharap para jemaah dapat kembali ke Indonesia dengan selamat dan dalam kondisi sehat walafiat.

“Kita berharap jemaah umrah yang masih tertahan di Arab Saudi bisa pulang dalam keadaan sehat walafiat,” ujar Gubernur Mirza dalam pernyataannya, Senin (2/3/2026). Ia juga menambahkan, “Kita doakan semoga semuanya senantiasa dikuatkan dan secepatnya bisa pulang, khususnya warga Lampung. Kita juga berharap kita semua bisa saling menguatkan dan mendoakan.”

Sementara itu, data sementara dari Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Lampung menunjukkan bahwa terdapat 438 jemaah umrah asal Lampung yang masih berada di Tanah Suci, baik di Kota Madinah maupun Makkah. Data ini dihimpun dari 14 Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) yang telah melaporkan keberadaan jemaah mereka.

Menurut Ansori F. Citra, Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Lampung, jumlah total travel umrah di Lampung mencapai 114, terdiri dari 40 kantor pusat dan 74 kantor cabang. Ia menjelaskan bahwa pihaknya masih terus meminta data tambahan dari pimpinan PPIU terkait jumlah pasti warga Lampung yang berada di Tanah Suci.

Ansori menambahkan, hingga saat ini belum ada laporan resmi terkait jemaah yang mengalami kendala kepulangan akibat situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah. “Artinya kemungkinan sudah ada yang kembali ke Tanah Air, dan ada juga yang memang masih menjalankan rangkaian ibadah umrah di sana. Sampai hari ini, Alhamdulillah, belum ada laporan jemaah yang tidak bisa pulang karena pembatalan penerbangan atau kendala lainnya,” imbuhnya.

Meski demikian, pihaknya mengimbau masyarakat yang berencana berangkat umrah dalam waktu dekat untuk mempertimbangkan penjadwalan ulang keberangkatan apabila memungkinkan. “Kalau memang bisa dijadwal ulang atau ditunda keberangkatannya, alangkah baiknya ditunda sementara waktu. Mengingat eskalasi ketegangan antara Amerika, Israel, dan Iran saat ini cukup memanas. Tujuannya agar jemaah merasa lebih aman dan nyaman,” ujarnya.

Ansori menekankan bahwa jumlah jemaah asal Lampung di Tanah Suci berpotensi bertambah, mengingat periode Ramadan merupakan salah satu waktu favorit masyarakat untuk melaksanakan ibadah umrah. Pihaknya memastikan akan terus memantau perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan para penyelenggara perjalanan ibadah umrah guna memastikan keselamatan serta kenyamanan jemaah asal Lampung di Tanah Suci.

Kondisi Terkini Jemaah Umrah di Arab Saudi

  • Jumlah jemaah umrah asal Lampung yang masih berada di Tanah Suci mencapai 438 orang.
  • Data ini berasal dari 14 PPIU yang telah melaporkan keberadaan jemaah mereka.
  • Total travel umrah di Lampung terdiri dari 40 kantor pusat dan 74 kantor cabang.
  • Hingga saat ini, belum ada laporan resmi tentang jemaah yang mengalami kendala kepulangan akibat situasi geopolitik.
  • Pihak Kementerian Haji dan Umrah Lampung terus memantau perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan penyelenggara perjalanan ibadah umrah.


Pos terkait