Gubernur Sulteng Perkuat Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni Tekan Kemiskinan Donggala

1705176825
1705176825

Prioritas Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni

Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menegaskan bahwa perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH) menjadi salah satu langkah utama untuk mengurangi tingkat kemiskinan di Kabupaten Donggala. Hal ini disampaikannya dalam acara rapat kerja antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan Pemerintah Kabupaten Donggala di Kantor Bupati Donggala, Kelurahan Gunung Bale, Kecamatan Banawa, Jumat (27/2/2026).

Menurutnya, kondisi rumah yang belum layak huni, termasuk kurangnya akses terhadap listrik dan fasilitas dasar lainnya, menjadi faktor penting yang memengaruhi kesejahteraan masyarakat. Ia menilai bahwa masalah perumahan rakyat harus menjadi prioritas utama dalam upaya pemerintah.

“Saya melihat persoalan perumahan rakyat harus menjadi prioritas. Kemiskinan itu salah satunya karena rumah yang tidak layak huni dan belum memiliki fasilitas dasar seperti listrik,” ujarnya.

Program Bantuan Sambungan Listrik dan Peningkatan Kualitas Rumah

Pemerintah provinsi akan mendukung program bantuan sambungan listrik serta peningkatan kualitas rumah masyarakat. Langkah ini akan dilakukan bekerja sama dengan pemerintah kabupaten. Anwar Hafid menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten dalam menyelesaikan masalah perumahan secara bertahap dan terencana.

“Kita harus sepakat untuk menuntaskan kemiskinan, dimulai dari pembenahan perumahan. Pemerintah provinsi dan kabupaten harus duduk bersama, menghitung kemampuan anggaran masing-masing, dan menetapkan target penyelesaian,” katanya.

Selain itu, Gubernur juga menyampaikan rencana untuk melibatkan pemerintah pusat serta pihak swasta melalui program tanggung jawab sosial dalam mendukung perbaikan rumah masyarakat. Ia berencana mengundang kementerian terkait guna membahas dukungan program perumahan di Sulawesi Tengah, khususnya di Kabupaten Donggala.

“Kita akan libatkan semua pihak, baik pemerintah pusat maupun swasta, agar program perbaikan rumah tidak layak huni bisa berjalan lebih cepat dan tepat sasaran,” ujarnya.

Sinergi untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Dengan sinergi antara Pemprov Sulteng dan Pemkab Donggala, Gubernur berharap masalah RTLH dapat ditangani secara bertahap. Diharapkan, upaya ini akan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi angka kemiskinan di wilayah tersebut.

Beberapa langkah yang akan diambil antara lain:

  • Pengembangan program bantuan sambungan listrik bagi masyarakat yang belum memiliki akses.
  • Penyediaan dana tambahan dari pemerintah pusat dan swasta untuk mendukung proyek perbaikan rumah.
  • Koordinasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten dalam merancang kebijakan dan anggaran yang sesuai.
  • Evaluasi berkala terhadap progres penyelesaian RTLH untuk memastikan efektivitas dan keberlanjutan.

Tantangan dan Solusi

Meski ada beberapa tantangan dalam pelaksanaan program ini, seperti keterbatasan anggaran dan koordinasi yang kurang optimal, Gubernur tetap optimis bahwa dengan komitmen bersama, masalah RTLH dapat terselesaikan. Ia menekankan pentingnya partisipasi aktif seluruh pihak, termasuk masyarakat setempat, dalam proses perbaikan rumah.


Pos terkait