Kebakaran Gudang Penyimpanan Daun Tembakau di Blitar
Pada hari Selasa (3/3/2026), sebuah gudang penyimpanan daun tembakau di Kelurahan Tawangsari, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, mengalami kebakaran. Saat ini, petugas pemadam kebakaran sedang berupaya memadamkan api yang terjadi di lokasi tersebut.
Kebakaran diketahui terjadi sekitar pukul 06.00 WIB. Penjaga gudang, Nanang, pertama kali melihat kepulan asap dari salah satu ruang penyimpanan daun tembakau di bagian belakang gudang. Ia langsung memberitahu mandor gudang karena kunci ruangan tersebut hanya dipegang oleh mandor.
“Saya hanya dipercayai untuk membuka pintu gerbang gudang. Untuk kunci ruangan gudang, saya tidak memiliki,” ujar Nanang.
Gudang tersebut terdiri dari delapan ruang penyimpanan dan merupakan bekas bangunan pabrik rokok. Setelah pabrik tersebut ditutup, bangunan tersebut disewa sebagai tempat penyimpanan daun tembakau. Di dalam gudang terlihat tumpukan karung berisi daun tembakau yang siap disimpan.
Proses Penanganan Kebakaran
Kapolsek Garum Polres Blitar, AKP Punjung Setyo, mengatakan bahwa informasi kebakaran diterima dari warga sekitar pukul 08.00 WIB. Petugas segera mengecek lokasi dan menghubungi petugas pemadam kebakaran Kabupaten Blitar.
“Saat ini masih dalam proses pemadaman. Ruang yang terbakar berada di bagian belakang gudang. Api tidak menyebar ke bangunan lain, dan posisi gudang jauh dari permukiman warga,” ujarnya.
Menurut AKP Punjung Setyo, gudang penyimpanan daun tembakau ini dulunya merupakan pabrik rokok. Setelah pabrik tersebut tutup, bangunan tersebut disewa oleh seseorang dari Malang untuk digunakan sebagai gudang penyimpanan. “Di sini hanya digunakan untuk penyimpanan daun tembakau, tidak ada aktivitas produksi. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan,” tambahnya.
Faktor Penyebab Kebakaran Masih Dicari
Sampai saat ini, penyebab pasti dari kebakaran gudang masih dalam penyelidikan. Pihak kepolisian dan petugas pemadam kebakaran sedang bekerja sama untuk mengidentifikasi sumber api yang menyebabkan kejadian tersebut.
Beberapa kemungkinan faktor penyebab kebakaran antara lain bisa berasal dari korsleting listrik, kesalahan penggunaan alat, atau bahkan tindakan sabotase. Namun, hingga saat ini belum ada konfirmasi resmi dari pihak berwajib mengenai penyebab pastinya.
Langkah Pencegahan di Masa Depan
Dalam upaya mencegah kejadian serupa di masa depan, pihak pengelola gudang dan instansi terkait diharapkan dapat meningkatkan pengawasan dan pemeriksaan rutin terhadap kondisi bangunan serta sistem keamanan. Hal ini penting untuk memastikan keamanan dan kelancaran operasional gudang penyimpanan daun tembakau.
Selain itu, pelatihan dan edukasi bagi para penjaga gudang juga perlu dilakukan agar mereka lebih siap menghadapi situasi darurat seperti kebakaran. Dengan langkah-langkah pencegahan yang tepat, risiko kebakaran dapat diminimalkan.
Informasi Terkini
Petugas pemadam kebakaran masih berada di lokasi kejadian dan terus berupaya memadamkan api. Hingga saat ini, tidak ada laporan korban jiwa atau cedera akibat kebakaran tersebut. Namun, kerugian materiil diperkirakan cukup besar mengingat banyaknya daun tembakau yang tersimpan di dalam gudang.
Masyarakat sekitar diimbau tetap waspada dan menjauhi area yang terkena dampak kebakaran. Selain itu, diharapkan masyarakat dapat memberikan informasi jika mengetahui hal-hal yang berkaitan dengan kejadian tersebut.





