Hampers Lebaran Kendari Mulai Rp50 Ribu, Bisnis Parcel Meroket

14 1 1
14 1 1

Bisnis Parsel Lebaran di Kendari Mengalami Peningkatan Pesat

Di tengah ramainya aktivitas masyarakat menjelang Lebaran, bisnis parsel musiman di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Salah satu pelaku usaha yang sukses dalam bidang ini adalah Dayang Sri Safitrih, pemilik toko Day’s Bouquet Flower. Bisnisnya khusus menawarkan berbagai jenis parsel yang cocok untuk diberikan sebagai hadiah pada momen Lebaran.

Pada 11 Ramadan 1447 Hijriah atau 2026 Masehi, pemesanan parsel di toko Day’s Bouquet Flower meningkat secara drastis dibandingkan tahun sebelumnya. Hingga saat ini, sudah ada 50 parsel yang dipesan, sedangkan pada tahun lalu hanya mencapai 30 parsel. Hal ini menunjukkan bahwa permintaan masyarakat terhadap parsel Lebaran semakin meningkat setiap tahunnya.

Harga parsel yang ditawarkan oleh Day’s Bouquet Flower cukup terjangkau, mulai dari Rp50 ribuan dengan isi snack dan permen. Untuk parsel yang lebih mahal, harga bisa mencapai Rp300 ribu, yang berisi enam pcs piring motif dan satu botol sirup. Selain itu, konsumen juga dapat memesan parsel secara custom, yaitu dibuat khusus sesuai kebutuhan, baik dari segi harga maupun isian.

Dayang mengungkapkan bahwa proses merangkai isi parsel tidak terlalu sulit, namun membungkusnya menggunakan plastik wrap justru memakan waktu dan tenaga. “Awalnya tidak ada basic sama sekali, tapi modal nekat akhirnya bisa sampai di titik ini,” ujarnya.

Tidak hanya menjual parsel, Day’s Bouquet Flower juga menyediakan buket bunga, snack, serta jasa sewa papan hingga jas. Usaha ini dimulai oleh Dayang sejak 2019, ketika ia melihat peluang di lokasi tempat tinggalnya yang berada di depan kampus dengan banyak mahasiswa. “Saya melihat peluang, kebetulan tempat tinggal di depan kampus, banyak mahasiswa, kenapa tidak saya jalankan bisnis ini,” jelas dia.

Meskipun lulus sebagai Sarjana Ilmu Teknologi Pangan, Dayang memilih fokus pada pengembangan usahanya. Kini, memasuki tahun ketujuh, Day’s Bouquet Flower telah memiliki tiga karyawan yang bekerja di tokonya. Bisnis ini tidak hanya menjadi sumber penghasilan tetapi juga menjadi inspirasi bagi banyak orang, terutama para pelaku usaha kecil di daerah.

Strategi Sukses Day’s Bouquet Flower

Beberapa strategi yang berhasil diterapkan oleh Dayang dalam menjalankan bisnis parsel Lebaran antara lain:

  • Pemahaman terhadap pasar: Dayang memahami kebutuhan masyarakat akan hadiah Lebaran yang bernilai ekonomis namun tetap menarik.
  • Variasi produk: Menyediakan berbagai pilihan parsel, baik yang standar maupun custom, memberikan fleksibilitas bagi konsumen.
  • Kualitas dan harga terjangkau: Dengan harga yang kompetitif, bisnis ini mampu menarik banyak pelanggan.
  • Kepedulian terhadap detail: Proses merangkai dan membungkus parsel dilakukan dengan teliti agar hasilnya menarik dan menunjukkan kesan mewah.

Perkembangan Bisnis di Tengah Persaingan

Dalam beberapa tahun terakhir, bisnis parsel Lebaran di Kendari semakin berkembang. Banyak pelaku usaha baru bermunculan, namun Day’s Bouquet Flower tetap bertahan karena konsistensi dalam kualitas dan layanan. Dayang juga aktif dalam memperluas jaringan pelanggan melalui media sosial dan promosi lokal.

Selain itu, bisnis ini juga turut berkontribusi dalam memajukan ekonomi lokal dengan menciptakan lapangan kerja. Dengan adanya tiga karyawan, Dayang tidak hanya menjalankan bisnis sendiri, tetapi juga membantu masyarakat sekitar mendapatkan penghasilan tambahan.

Tantangan dan Peluang Masa Depan

Meski bisnis parsel Lebaran menjanjikan, Dayang mengakui ada tantangan yang harus dihadapi. Misalnya, persaingan yang ketat dan perubahan preferensi konsumen. Namun, ia percaya bahwa inovasi dan adaptasi akan menjadi kunci keberhasilan di masa depan.

Dayang berharap bisnisnya dapat terus berkembang dan menjadi contoh sukses bagi pelaku usaha muda di Sulawesi Tenggara. Ia juga berencana untuk memperluas cakupan pasar dengan memperkenalkan produk baru dan meningkatkan promosi.


Pos terkait