Hampir Kalahkan Ducati, Mir Kesal Ikut-Aikut Apes Marquez

Aa1wifag
Aa1wifag

Joan Mir Mengalami Kegagalan di MotoGP 2026

Pembalap Honda HRC Castrol, Joan Mir, harus menerima kekecewaan setelah potensi awal yang positif pada MotoGP 2026 terlepas dari tangannya. Meskipun tampil kompetitif dalam balapan seri pembuka MotoGP Thailand yang digelar di Sirkuit Buriram, Thailand, Minggu (1/3/2026), Mir gagal menyelesaikan lomba.

Mir mempertahankan posisinya di baris tengah sejak awal balapan dan bahkan naik ke posisi kelima. Kesempatan ini muncul setelah Marc Marquez (Ducati Lenovo) mengalami kebocoran ban pada lap ke-20 dari 26 putaran lomba. Namun, nasib buruk juga menimpa Mir. Ia tiba-tiba melaju dengan pelan sambil menengok ke belakang motor Honda RC213V yang dikendarainya. Akhirnya, ia harus rela gagal finis.

Bagi Honda, kendala yang dialami Mir menjadi pukulan berat. Sebab, pembalap asal Spanyol itu sedang memimpin perjuangan dengan menjadi yang terdepan di antara penunggang motor pabrikan Sayap Emas.

“Saya menjalani 22 lap sampai saya mengalami masalah dengan komponen yang disediakan penyedia eksternal,” ujar Mir. Kalimat tersebut diyakini menunjuk kepada Michelin selaku penyedia ban kejuaraan untuk kelas MotoGP.

Mir menjelaskan bahwa motornya kehilangan grip secara tiba-tiba dan mengalami getaran. Peranti elektronik (ECU) yang biasanya membantu pembalap untuk mengatasi kendala-kendala ini tidak berfungsi. “Kami harus memeriksanya secara berhati-hati tentang apa yang mungkin terjadi,” kata Mir.

“Kejadiannya sangat aneh, biasanya kita merasakan ada penurunan tetapi dalam kasus ini saya harus mundur dari balapan. Saya tidak bisa bertahan di atas motor karena situasinya berbahaya. Peranti elektronik juga tidak bekerja dengan baik. Jadi motornya harus dihentikan.”

Mir menyampaikan penyesalannya atas kejadian tersebut. Meskipun bukan podium atau kemenangan, posisi 5 besar menjadi hal yang positif bagi Honda yang baru saja keluar dari kelas terbawah konsesi. Posisi Mir bahkan sempat berada di depan pembalap Ducati terbaik setelah insiden yang dialami Marc Marquez, yakni Fabio Di Giannantonio (Pertamina Enduro VR46).

Ducati mengalami akhir pekan terburuk setelah mampu menempatkan minimal satu pembalap di podium dalam 88 balapan beruntun sebelumnya. Adapun Mir yakin dirinya bisa menyaingi Jorge Martin (Aprilia Racing) yang menempati posisi keempat kalau tidak ada masalah.

“Kesimpulannya kami tidak dapat mendapatkan buah dari semua kerja keras selama balapan, akhir pekan, dan tes karena tiga lap yang menyebalkan itu. Kurang lebih seperti itulah kejadiannya,” tandas Mir.

Rekan setim Mir, Luca Marini, akhirnya menjadi pembalap terbaik bagi Honda dengan finis di posisi ke-10.

Pos terkait