Harga daging di Pasar Terong Makassar melonjak, diprediksi kembali naik jelang Lebaran

Jelang Idul Adha Harga Cabai Naik Di Pasar Terong Makassar 1 169 1
Jelang Idul Adha Harga Cabai Naik Di Pasar Terong Makassar 1 169 1

Kenaikan Harga Daging Sapi di Pasar Terong, Makassar

Harga daging sapi di Pasar Terong, Makassar, mulai mengalami kenaikan dalam beberapa hari terakhir. Sebelumnya, harga daging sapi berada di kisaran Rp120 ribu per kilogram, namun kini naik menjadi Rp125 ribu per kilogram. Perubahan ini menunjukkan adanya kenaikan sebesar Rp5 ribu per kilogram.

Penjual daging di Pasar Terong, Rahman, mengakui bahwa kenaikan harga tersebut memang terjadi. Meski tidak terlalu signifikan, perubahan harga ini sudah mulai dirasakan oleh para pedagang maupun pembeli. Ia menjelaskan bahwa harga daging di tempatnya biasanya berada di kisaran Rp120 ribu, namun saat ini telah naik menjadi Rp125 ribu per kilogram.

Rahman menyatakan bahwa pasokan daging masih dalam kondisi aman dan belum terjadi kelangkaan. Namun, meskipun stok relatif stabil, harga tetap mengalami kenaikan. “Pasokannya sekarang masih aman-aman, cuma ada sedikit naik harganya,” ujarnya.

Ia memprediksi bahwa harga daging bisa kembali naik jika permintaan meningkat drastis sementara stok mulai berkurang. Menurutnya, hukum pasar tetap berlaku, terutama menjelang momentum hari besar keagamaan. “Untuk kenaikan harga lagi itu pasti ada lagi, karena kapan banyak permintaan baru stok kurang, pasti harga naik,” jelasnya.

Tren kenaikan harga biasanya terjadi mendekati Hari Raya Idulfitri. “Kalau kenaikan menjelang lebaran ini paling H-2 atau 3 biasanya sudah naik,” tambahnya.

Rahman berharap pasokan tetap terjaga agar lonjakan harga tidak terlalu tinggi, sehingga daya beli masyarakat tetap stabil menjelang Lebaran.

Stabilitas Harga Daging dan Cabai di Makassar

Sementara itu, Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menyatakan bahwa harga daging di Pasar Terong berada di bawah acuan pemerintah. “HAPnya 140, di sini hanya 120 tadi. Kemudian ayam, yang biasanya HAPnya 40 ribu, di sini harganya 32 ribu, maksimal 33 ribu. Ini menunjukkan stabilitas harga,” ujarnya.

Untuk komoditas cabai, harga di Makassar disebut masih lebih rendah dibandingkan daerah lain. “Alhamdulillah, cabai juga tadi kami cek harganya per kilo. Cabai merah keriting harganya 20 ribu, sementara di Jakarta 30 ribu. Kemudian cabai rawit di sini 60 ribu, di Jakarta hampir 70 lebih,” jelasnya.

Rizal meminta para pedagang agar tetap menjaga harga selama Ramadan hingga menjelang Idulfitri. “Apalagi menjelang Lebaran dan Ramadan ini, kami titip supaya para pengecer ataupun penjual tidak memanfaatkan momentum Ramadan maupun menjelang Lebaran,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa pengawasan akan terus dilakukan secara rutin tiga kali dalam seminggu. “Sehingga harga-harga ini tetap terkendali dan terkontrol sampai nanti selesai Idulfitri,” tambahnya.

Peran Pemerintah dalam Pengendalian Harga

Pemerintah melalui Bulog terus berupaya untuk memastikan stabilitas harga di pasar. Dengan pengawasan yang intensif, diharapkan inflasi tidak terlalu tinggi, terutama menjelang momen penting seperti Ramadan dan Idulfitri.

Selain itu, pemerintah juga berkomitmen untuk menjaga ketersediaan pasokan komoditas pokok seperti daging dan cabai. Hal ini bertujuan untuk melindungi masyarakat dari lonjakan harga yang tidak wajar.

Dengan langkah-langkah yang diambil, diharapkan harga barang kebutuhan pokok tetap terjangkau dan tidak memberatkan masyarakat, terutama pada masa-masa tertentu yang sering diwarnai kenaikan permintaan.

Tantangan di Pasar

Meski harga daging dan cabai di Makassar relatif stabil, para pedagang tetap harus waspada terhadap fluktuasi harga yang bisa terjadi akibat berbagai faktor eksternal. Misalnya, cuaca buruk atau gangguan logistik dapat memengaruhi pasokan dan berdampak pada harga.

Oleh karena itu, kolaborasi antara pemerintah, Bulog, dan para pelaku usaha sangat penting dalam menjaga stabilitas pasar. Dengan koordinasi yang baik, diharapkan inflasi dapat dikendalikan dan kesejahteraan masyarakat tetap terjaga.


Pos terkait