.CO.ID – JAKARTA.
Harga emas batangan bersertifikat Antam yang dikeluarkan oleh PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) kembali mengalami kenaikan pada hari Jumat (20/2/2026). Berdasarkan data dari situs Logam Mulia, harga untuk pecahan satu gram emas Antam berada di angka Rp 2.944.000. Angka ini meningkat sebesar Rp 28.000 dibandingkan dengan harga pada hari Kamis (19/2/2026) yang berada di level Rp 2.916.000 per gram.
Selain itu, harga beli kembali (buyback) emas Antam juga mengalami kenaikan. Harga buyback emas Antam saat ini berada di tingkat Rp 2.725.000 per gram. Kenaikan tersebut mencapai Rp 31.000 dibandingkan dengan harga buyback pada hari Kamis (19/2/2026) yang berada di Rp 2.694.000 per gram.
Berikut adalah daftar harga emas batangan Antam dalam berbagai ukuran berat per hari Jumat (20/2/2026), yang belum termasuk pajak:
- Harga emas 0,5 gram: Rp 1.522.000
- Harga emas 1 gram: Rp 2.944.000
- Harga emas 5 gram: Rp 14.535.000
- Harga emas 10 gram: Rp 28.990.000
- Harga emas 25 gram: Rp 72.310.000
- Harga emas 50 gram: Rp 144.455.000
- Harga emas 100 gram: Rp 288.760.000
- Harga emas 250 gram: Rp 721.590.000
- Harga emas 500 gram: Rp 1.442.900.000
- Harga emas 1.000 gram: Rp 2.884.600.000
Keterangan:
Logam Mulia Antam menawarkan emas dan perak batangan dalam berbagai ukuran berat, seperti 1 gram, 2 gram, hingga 500 gram. Biasanya, harga per gram emas Antam akan bervariasi tergantung pada berat batangnya. Perbedaan ini terjadi karena adanya biaya tambahan untuk proses pencetakan, sehingga harga per gram emas Antam yang berukuran kecil lebih mahal dibandingkan dengan yang berukuran besar. Harga yang disebutkan di sini adalah harga per gram emas batang 1 kilogram yang biasa digunakan sebagai patokan oleh pelaku bisnis emas.
Dalam konteks pasar, kenaikan harga emas Antam ini bisa menjadi indikator pergerakan nilai aset logam mulia di tengah fluktuasi ekonomi. Pelaku pasar sering kali memantau perubahan harga emas sebagai salah satu cara untuk mengambil keputusan investasi. Dengan harga yang terus meningkat, banyak investor memilih untuk menyimpan atau membeli emas sebagai bentuk perlindungan terhadap inflasi dan ketidakstabilan nilai uang.
Selain itu, harga buyback yang juga naik memberikan kesempatan bagi pemilik emas untuk menjual kembali produk mereka dengan harga yang lebih baik. Hal ini dapat menjadi pilihan strategis bagi para pemegang emas batangan yang ingin melakukan transaksi kembali.
Penting untuk dicatat bahwa harga yang tercantum di atas tidak termasuk pajak, sehingga penghitungan total biaya pembelian harus memperhatikan faktor tersebut. Dengan demikian, calon pembeli perlu memperhitungkan secara detail sebelum melakukan transaksi.
Perkembangan harga emas Antam ini juga bisa menjadi acuan bagi masyarakat umum yang ingin membeli emas sebagai investasi jangka panjang. Dengan memahami dinamika harga, masyarakat dapat lebih bijak dalam memilih waktu pembelian dan penjualan.





