Harga Emas Antam Naik Rp40 Ribu Per Gram
Harga emas logam mulia (LM) PT Aneka Tambang Tbk atau Antam mengalami kenaikan sebesar Rp40 ribu per gram pada perdagangan hari ini, Sabtu (28/2/2026). Dengan demikian, harga emas Antam kini dibanderol sebesar Rp3,085 juta per gram. Hal ini tercatat berdasarkan data dari situs logammulia.com.
Harga buyback emas juga mengalami kenaikan dengan nominal yang sama, sehingga dibanderol sebesar Rp2,864 juta per gram. Aturan tentang harga buyback emas harus merujuk pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 34/PMK.10/2017. Jika seseorang ingin menjual kembali emas batangan ke PT Antam Tbk dengan nominal lebih dari Rp10 juta, maka akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) 22. Besaran pajak tersebut adalah 1,5 persen untuk pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan 3 persen untuk yang tidak memegang NPWP.
Rincian Harga Emas Hari Ini
Berikut adalah rincian harga emas batangan Antam per hari ini dalam berbagai pecahan:
- Harga emas 0,5 gram: Rp1,592,5 juta
- Harga emas 1 gram: Rp3,085 juta
- Harga emas 2 gram: Rp6,110 juta
- Harga emas 3 gram: Rp9,140 juta
- Harga emas 5 gram: Rp15,2 juta
- Harga emas 10 gram: Rp30,345 juta
- Harga emas 25 gram: Rp75,737 juta
- Harga emas 50 gram: Rp151,395 juta
- Harga emas 100 gram: Rp302,712 juta
- Harga emas 250 gram: Rp756,515 juta
- Harga emas 500 gram: Rp1,512 miliar
- Harga emas 1.000 gram: Rp3,025 miliar
Emas sebagai Instrumen Diversifikasi Portofolio
Emas bisa menjadi instrumen yang sangat berguna untuk mendiversifikasi portofolio investasi. Selain karena merupakan logam mulia yang banyak diminati, nilai emas cenderung bertolak belakang dengan aset investasi lain seperti ekuitas atau properti. Dengan demikian, saat harga saham atau properti turun, nilai emas kemungkinan besar akan naik. Investor yang telah mendiversifikasi investasinya ke emas bisa bernapas lega karena tidak semua aset yang dimiliki melemah nilainya.
Menurut MoneyWeek, emas juga bisa disebut sebagai asuransi untuk portofolio seorang investor. Oleh karena itu, setiap investor sebaiknya mengalokasikan sekitar lima hingga 15 persen dari portofolio mereka untuk investasi terkait emas.
Investasi Emas untuk Investor Konservatif
Investasi emas sering kali menjadi pilihan utama, terutama bagi para investor konservatif. Selain mudah, investasi emas juga cenderung aman karena risiko yang dimiliki tidak setinggi investasi pada instrumen saham. Namun, sebelum memulai investasi, penting untuk menentukan tujuan investasi Anda terlebih dahulu.
Jika investasi dilakukan untuk jangka pendek, instrumen emas tidak cocok karena ada selisih harga jual dan harga beli. Alih-alih untung, Anda justru bisa buntung. Oleh karena itu, penting untuk pintar-pintar dalam menentukan tujuan investasi agar tidak mengalami kerugian.





