Harga Emas Hari Ini di Pasaran
Harga emas hari ini, Selasa (3/3/2026) mengalami penurunan sebesar Rp13.000. Produksi PT Aneka Tambang Tbk atau Antam menunjukkan bahwa harga emas per gram kini berada di angka Rp3,122 juta. Sementara itu, harga beli kembali (buyback) dari Antam juga turun sebesar Rp13.000, sehingga harga buyback saat ini menjadi Rp2,901 juta per gram.
Daftar Harga Emas Batangan Antam
Berikut adalah daftar harga emas batangan Antam dalam berbagai pecahan:
- Harga emas 0,5 gram: Rp1,611 juta
- Harga emas 1 gram: Rp3,122 juta
- Harga emas 2 gram: Rp6,184 juta
- Harga emas 3 gram: Rp9,251 juta
- Harga emas 5 gram: Rp15,385 juta
- Harga emas 10 gram: Rp30,715 juta
- Harga emas 25 gram: Rp76,662 juta
- Harga emas 50 gram: Rp153,245 juta
- Harga emas 100 gram: Rp306,412 juta
Harga jual emas tersebut belum termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP, potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen.
Keuntungan Investasi Emas
Emas bisa menjadi instrumen investasi yang sangat berguna untuk mendiversifikasi portofolio. Selain sebagai logam mulia yang diminati, nilai emas cenderung bertolak belakang dengan aset lain seperti saham atau properti. Hal ini membuat emas menjadi pilihan yang baik ketika harga saham atau properti sedang turun, karena nilai emas kemungkinan besar akan naik.
Menurut MoneyWeek, emas juga bisa disebut sebagai asuransi untuk portofolio investor. Oleh karena itu, setiap investor sebaiknya mengalokasikan sekitar 5 hingga 15 persen dari portofolio mereka untuk investasi terkait emas.
Tips Sebelum Berinvestasi Emas
Sebelum memulai investasi emas, penting untuk menentukan tujuan investasi terlebih dahulu. Jika tujuannya untuk jangka pendek, emas mungkin bukan pilihan yang tepat karena adanya selisih antara harga jual dan harga beli. Dengan demikian, investor bisa saja mengalami kerugian jika tidak bijak dalam menentukan waktu investasi.
Investasi emas sering dipilih oleh para investor konservatif karena dianggap aman dan risikonya lebih rendah dibandingkan instrumen saham. Namun, tetap diperlukan strategi yang matang agar hasil investasi optimal.





