
Polisi masih melakukan penyelidikan terkait kecepatan motor Harley-Davidson yang dikendarai oleh Muhammad Suryo, seorang bos rokok HS, saat terjadi tabrakan dengan kendaraan Yamaha Jupiter MX yang dikemudikan oleh seorang bapak dan anak. Peristiwa tersebut terjadi di perempatan tanpa lampu lalu lintas Jalan Wates-Purworejo, tepatnya di Simpang Melangsen, Kalurahan Pilihan, Kapanewon Temon, Kabupaten Kulon Progo, pada hari Minggu (1/3).
Menurut informasi yang diperoleh, pihak kepolisian belum dapat memastikan apakah kecelakaan ini disebabkan oleh kecepatan berlebih atau faktor lainnya. Iptu Sarjoko, Kasi Humas Polres Kulon Progo, menjelaskan bahwa penyelidikan masih berlangsung.
“Dari segi kecepatan maupun jumlahnya, kita belum bisa memastikannya. Masih dalam proses penyelidikan,” ujar Sarjoko, Senin (2/3).
Selain itu, polisi akan menggunakan metode Traffic Accident Analysis (TAA) untuk mengetahui kronologi kecelakaan secara lebih rinci.
“Polres telah melakukan olah TKP kemarin, dan tadi pagi juga melaksanakan olah TKP dengan metode TAA,” tambahnya.
Pihak kepolisian juga masih mengumpulkan keterangan dari para saksi dan bukti-bukti terkait kejadian tersebut.
“Masih dalam proses pengumpulan keterangan dari saksi-saksi dan juga bukti-bukti. Kami sedang meminta beberapa keterangan,” jelas Sarjoko.

Di lokasi kejadian, masih terlihat bekas-bekas olah TKP. Di dekat sungai, terdapat satu titik yang ditaburi bunga. Menurut Feri, hal ini merupakan lokasi di mana korban meninggal dunia.
Berdasarkan keterangan sejumlah saksi dan hasil olah TKP, diperkirakan motor Harley-Davidson terseret sejauh 30 hingga 40 meter dari titik tabrakan. Sementara itu, Yamaha Jupiter MX terseret sekitar 10 meter.
“Ya sekitar itu,” kata salah seorang saksi, Parji.
Bapak dan anak yang mengendarai Jupiter MX, menurut keterangan saksi, dalam kondisi sadar setelah kejadian. Namun, keduanya mengalami cedera patah tulang.
Beberapa aspek penting dalam kasus ini masih dalam proses penyelidikan. Pihak kepolisian akan terus memperkuat bukti-bukti dan keterangan dari saksi agar dapat menentukan penyebab pasti dari kecelakaan tersebut. Selain itu, masyarakat diharapkan tetap waspada dan menjaga keselamatan berkendara, terutama di area perempatan yang tidak memiliki lampu lalu lintas.
Penyelidikan ini juga menjadi peringatan bagi pengendara untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas dan menghindari kecepatan berlebih. Dengan demikian, risiko kecelakaan dapat diminimalkan.





