Perayaan Lunar New Year 2026 di SCBD: Kombinasi Budaya dan Harapan Baru
Kawasan Sudirman Central Business District (SCBD) kembali menegaskan posisinya sebagai pusat pertemuan budaya dan gaya hidup modern dengan menggelar puncak perayaan Lunar New Year 2026 bertajuk “Ride To Luck” – Cap Go Meh Festival. Acara ini menjadi momen penting yang menunjukkan bagaimana tradisi Tionghoa berpadu dengan budaya lokal, menciptakan harmoni yang dinamis di tengah kota Jakarta.
Perayaan tahun ini terasa istimewa karena berlangsung pada saat yang bersamaan dengan suasana khidmat bulan suci Ramadan. Ananta Pribadi, Direktur PT Creative Event Entertainment (CEE), menyampaikan bahwa Cap Go Meh adalah perayaan hari ke-15 sekaligus penutup rangkaian Tahun Baru Imlek dalam tradisi Tionghoa. Secara historis, perayaan ini melambangkan puncak sukacita, ungkapan syukur, doa keselamatan, serta harapan akan keberuntungan di tahun yang baru.
Di Indonesia, perayaan ini berkembang menjadi simbol akulturasi budaya, di mana tradisi Tionghoa berpadu harmonis dengan budaya lokal seperti budaya Betawi, Melayu, dan Nusantara lainnya. Ananta menjelaskan bahwa kehadirannya menjadi cerminan nyata bagaimana keberagaman budaya dapat tumbuh berdampingan dan memperkaya identitas bangsa.
Mengusung tema “Ride To Luck”, SCBD menghadirkan semangat optimisme dan gerak maju menuju keberuntungan. Di tengah dinamika global dan tantangan ekonomi, SCBD mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus melaju dengan percaya diri serta semangat kebersamaan menuju masa depan yang lebih baik. Perayaan tahun ini menjadi momen langka yang sarat makna.
Pertemuan antara tradisi Cap Go Meh sebagai simbol harapan baru dengan keberkahan bulan Ramadan menciptakan atmosfer harmoni yang dinamis di jantung kota Jakarta sebagai kota global. Ananta menyampaikan bahwa keberuntungan sejati lahir dari kedamaian dalam keberagaman. Perayaan “Ride To Luck” bukan sekadar selebrasi visual, melainkan wujud nyata toleransi, di mana semangat Imlek dan Cap Go Meh berjalan beriringan dengan keberkahan Ramadan.

Direktur PT Creative Event Entertainment (CEE) Ananta Pribadi dalam acara perayaan Lunar New Year & Cap Go Meh 2026: Ride to Luck di kawasan SCBD Park dan SCBD Weekland, Jakarta, Ahad (1/3/2026). – (/Muhammad Nursyamsyi)
Rangkaian kegiatan dikemas secara inklusif dengan tetap menghormati waktu ibadah puasa. Penampilan pasukan berkuda, barongsai dan liong yang dinamis, serta ondel-ondel yang berpadu dengan alunan musik penuh semangat menyambut waktu berbuka. Selain itu, ada weekland & Pasar Imlek Bazar kuliner dan kriya yang telah dikurasi, menghadirkan sajian khas Tionghoa berdampingan dengan kuliner Nusantara serta aneka takjil untuk berbuka puasa.
Harmoni Seni & Budaya: Pertunjukan akulturasi budaya Tionghoa, Betawi, dan Islam. Dentuman tambur barongsai berpadu dengan melodi tehyan Betawi dan syahdunya tabuhan bedug serta rebana. Pertunjukan tari dan seni bela diri melengkapi suasana kolaboratif yang merefleksikan Jakarta sebagai “melting pot” – harmoni dalam keberagaman.
Melalui perayaan ini, Ananta menyampaikan bahwa SCBD berharap dapat menyebarkan pesan positif bahwa perbedaan adalah kekuatan bangsa. Semangat “Ride To Luck” diharapkan menjadi katalisator bagi masyarakat untuk meraih keberkahan tahun 2026 dalam suasana damai dan optimisme yang kuat.





