Wang Zhi Yi, pemain tunggal putri peringkat dua dunia, mengalami kekalahan dalam final German Open 2026. Meskipun berstatus unggulan pertama, ia kalah dari rekan sebangsanya, Han Qian Xi, dalam laga yang berlangsung di Westernergie Sporthalle, Jerman, pada hari Minggu (1/3/2026).
Laga ini menjadi derby antara dua atlet Tiongkok, dengan Wang Zhi Yi yang seharusnya memiliki keunggulan dalam segala aspek. Ia merupakan pemain peringkat dua dunia, hanya kalah dari An Se-young. Namun, pertandingan justru berjalan sangat berat bagi Wang di awal gim pertama.
Pada awal pertandingan, Wang sempat memimpin 2-0, tetapi tiba-tiba terjebak dalam permainan Han Qian Xi yang mampu membalikkan skor menjadi 2-6. Pada akhir babak pertama, Wang berhasil bangkit dan mencetak tiga poin beruntun, menyamakan skor menjadi 8-8. Akibatnya, Han tertinggal 8-11 saat interval.
Di babak kedua, kedua pemain saling menyerang dan saling bertukar angka. Wang sempat kembali unggul setelah Han melakukan kesalahan, tetapi Han kembali membalikkan situasi menjadi 14-12. Meski begitu, Han gagal mempertahankan momentum tersebut. Wang kembali mengejar dan membuat skor menjadi 18-19.
Saat Wang hampir memenangkan gim pertama, Han kembali bangkit dan menutup gim pertama dengan skor 21-19.
Pada gim kedua, Wang masih kesulitan menghadapi tekanan Han. Di tengah pertandingan, Wang mengajukan challenge setelah merasa pukulannya keluar lapangan. Sayangnya, bola ternyata benar-benar keluar, sehingga Han memperoleh poin dan memimpin 11-7 pada interval.
Dengan keunggulan yang signifikan, Han semakin percaya diri dalam bermain. Di skor 16-13, Han mencatatkan poin penting. Pertama, ia melemparkan bola ke arah yang sulit dijangkau oleh Wang. Bola yang tidak tepat disentuh oleh Wang langsung diselesaikan oleh Han untuk menambah angka menjadi 17-13.
Wang mulai mengejar dan mendapatkan game point di skor 20-19. Namun, Han akhirnya memenangkan gim kedua dengan skor 22-20. Kekalahan ini membuat Wang harus menerima hasil akhir pertandingan, meskipun ia telah berjuang keras sepanjang laga.
Pertandingan ini menunjukkan bahwa Han Qian Xi mampu menghadapi lawan yang lebih unggul secara peringkat, dan membuktikan bahwa kemampuan teknis serta mental adalah faktor utama dalam pertandingan bulu tangkis.





